Thailand sita trenggiling dari Indonesia

Trenggiling yang disita di Thailand

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Para ilmuwan mengatakan kaitan trenggiling dan obat-obatan belum terbukti

Pejabat bea cukai Thailand menyelamatkan hampir 100 trenggiling yang diduga berasal dari Malaysia atau Indonesia dan akan dijual ke Cina untuk obat-obatan tradisional.

Penyitaan itu dilakukan dari satu truk di Thailand Selatan. Trenggiling merupakan binatang yang dilindungi berdasarkan konvensi internasional.

Direktur Jenderal Cukai Thailand Prasong Poontaneat mengatakan penyitaan dilakukan setelah supir truk yang mengangkut binatang ini melarikan diri dari pos pemeriksaan.

Prasong mengatakan supir truk itu berhasil ditangkap.

Ia juga mengatakan binatang mamalia ini akan diangkut ke Vietnam atau Cina dan banyak dipakai untuk mengobati penyakit atau meningkatkan seksualitas.

Khasiat belum terbukti

Dan Challender dari Institute Konservasi dan Ekologi di Inggris yang meneliti trenggiling mengatakan khasiat binatang ini untuk obat-obatan masih belum terbukti.

"Binatang ini diduga dapat menyembuhkan penyakit seperti asma, rematik, dan bahkan kanker. Dagingnya juga banyak dicari di Cina dan Vietnam dan diyakini dapat digunakan sebagai tonik khusus untuk ginjal," kata Challender.

"Namun kegunaan untuk obat-obatan ini masih belum dapat dibuktikan," tambah Challender.

Challender menggambarkan binatang mamalia ini memiliki keunikan khusus karena kulitnya tajam.

"Binatang ini seolah tertutup duri. Jadi bentuknya memang tidak biasa dan sering digambarkan sebagai paku payung berjalan," kata Challender.