Kata 'retweet' masuk kamus Oxford

Twitter

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Media sosial seperti Twitter menciptakan kata-kata atau istilah baru

Kata 'retweet' termasuk satu di antara 400 kata baru yang dimasukkan ke dalam kamus bahasa Inggris Oxford.

Istilah yang populer di kalangan pemakai media sosial tersebut diartikan sebagai menyebarkan atau meneruskan pesan yang ditulis di Twitter.

Kata lain yang masuk ke dalam Concise Oxford English Dictionary edisi 2011 adalah sexting, woor, cyberbullying, dan follower.

"Penambahan kata-kata ini adalah lanjutan dari tradisi kami untuk mengeluarkan kamus yang progesif," redaktur kamus Angus Stevenson.

"Situs-situs jejaring sosial menciptakan bahasa internet," imbuhnya.

"Dalam pengamatan kami dengan internet kata-kata baru menyebar dengan cepat karena besarnya interaksi antarorang di internet," kata Stevenson.

Evolusi

Kamus bahasa Inggris Oxford diluncurkan pada 1911 dan ditujukan sebagai katalog kata-kata modern yang terus mengalami evolusi.

Kemunculan kata baru akibat perkembangan teknologi bukan fenomena baru.

Dalam edisi pertama 100 tahun lalu, kamus bahasa Inggris Oxford memuat kata yang dianggap baru ketika itu seperti biplane yang berarti pesawat terbang yang memiliki dua set sayap dan marconigram yang diartikan mengirim pesan melalui radio.

Redaktur senior kamus Oxford Fiona McPherson mengatakan sebelum memasukkan kata baru, tim redaktur harus memastikan terlebih dulu bahwa kata tersebut banyak digunakan.

"Pertama dan paling penting kami harus mendapatkan bukti bahwa kata itu dipakai dalam kehidupan sehari-hari," papar McPherson.

"Harus ada contoh independen. Yang kami maksudkan dengan contoh independen adalah kata tersebut dipakai di koran dan buku," katanya.