Chueta diputuskan sebagai keturunan Yahudi

Yahudi

Sumber gambar, 1

Keterangan gambar, Keturunan Yahudi bisa ditemukan di berbagai tempat di dunia.

Seorang rabi senior Israel memutuskan bahwa sekelompok warga Pulau Mallorca di Spanyol adalah keturunan Yahudi.

Orang Chueta di Palma de Mallorca, menurut rabi itu, merupakan keturunan warga Yahudi yang tinggal di pulau tersebut dan dipaksa pindah agama menjadi Kristen 600 tahun lalu.

Dan sebagian dari mereka masih bisa melacak nenek moyang mereka yang dibunuh pada abad 17 karena melakukan ibadah Yahudi.

Rabit Nissim Karelitz secara khusus dikirim ke komunitas orang Chuetas untuk melihat silsilah mereka.

Sebanyak 20.000 warga Chueta masih mempunyai ikatan kekeluargaan yang ketat dan sebagian besar masih menggunakan satu dari 15 nama keluarga Chueta yang unik.

"Karena sudah jelas bahwa bisa diterima diantara mereka selama beberapa generasi menikah antar sesama mereka maka semua yang mempunyai kaitan dengan generasi sebelumnya adalah Yahudi," tulis Rabi Nissim Karelitz di Jerusalem Post.

Chueta -yang berasal dari kata bahasa Katalunia yang berarti babi- menderita penindasan yang keras pada abad Pertengahan.

Pada tahun 1435, mereka semua dibunuh kecuali bersedia pindah menjadi agama Kristen.

Walaupun mereka sudah memeluk agama Kristen namun mereka selama beberapa tahun masih mengalami diskriminasi, antara lain tidak boleh melakukan profesi tertentu maupun menikah dengan pemeluk Kristen lain.

Walau secara teori keyahudian bisa didasarkan pada kelahiran, etnisitas, maupun pindah agama, namun tetap terjadi kebingungan dalam memutuskan seseorang sebagai Yahudi atau tidak.