Macan tutul hidup diseludupkan dengan menggunakan koper

anak macan tutul

Sumber gambar, Reuters

Seorang pria ditangkap di bandar udara internasional di Bangkok setelah para petugas menemukan setidaknya lima satwa langka di bagasinya.

Petugas menemukan dua macan tutul, dua harimau kumbang, seekor beruang, dan beberapa monyet.

Umur binatang-binatang ini di bawah dua bulan dan ditemukan dalam keadaan terbius di sejumlah koper milik pria berkewarganegaraan Uni Emirat Arab tersebut. Ia ditangkap ketika akan check in penerbangan ke Dubai.

"Binatang-binatang tersebut ditempatkan di kurungan kecil sehingga mereka tidak bisa bebas bergerak. Ini upaya penyelundupan yang canggih.

Modus seperti ini belum pernah ada sebelumnya," kata Steven Galster, direktur yayasan FREELAND yang ikut melakukan operasi untuk membongkar upaya penyeludupan satwa langka.

"Tersangka seolah-olah membawa kebun binantang berjalan," imbuh Galster.

Pemerintah Thailand menduga tersangka adalah bagian dari jaringan penyelundup internasional. Aparat tengah memburu para tersangka lain.

Para wartawan mengatakan Thailand adalah persinggahan penyelundupan satwa langka. Biasanya para petugas menemukan kura-kura, ular, atau kadal langka.

Menemukan mamalia dalam keadaan hidup biasanya jarang terjadi.

"Makanya kami sangat kaget menemukan ada orang yang mencoba menyelundupan beruang dan macan dalam keadaan hidup," kata Galster.

Di Thailand macan tutul dan harimau kumbang bernilai $5.000 per ekor dan di Dubai harga binatang ini bisa jauh lebih tinggi.

Belum diketahui apakah binatang eksotis ini akan menjadi koleksi pribadi atau akan dijual kembali.