100.000 anak Inggris kena gangguan makan

Remaja perempuan mengukur panggulnya
Keterangan gambar, Banyak gangguan makan (eating disorder) disebabkan ketakutan terhadap berat badan

Para dokter di Inggris (United Kingdom, UK) mengatakan, pada saat ini sangat diperlukan pelayanan untuk mengenali dan mengobati eating disorder atau gangguan makan di kalangan anak-anak.

Penelitian pertama terhadap seberapa besar masalah ini di Inggris Raya telah diterbitkan di Journal of Psyichiatry (Jurnal Psikiater).

Penelitian data Inggris dan Irlandia menunjukkan tiga diantara 100.000 anak-anak di bawah usia 13 mengalami gangguan makan, termasuk anak seusia enam tahun.

Lembaga amal, Beat, memintan perawatan yang lebih spesialis bagi anak-anak untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Lebih muda

Ada yang menyebutkan bahwa anak-anak Inggris menderita gangguan makan pada usia yang lebih dini lagi, namun masalah ini belum dipelajari secara resmi.

Para periset dari University College London (UCL) menggunakan data pemantauan antara bulan Maret 2005 sampai Mei 2006 di Inggris dan Republik Irlandia.

Mereka mencatat 208 kasus eating disorder di kalanan anak-anak yang berusia antara 5 sampai 13 tahun, dan antara empat dan lima kasus itu adalah anak-anak perempuan.

Dr Dasha Nicholls, seorang konsultan anak dan psikiater remaja di RS Great Ormond Street --sebuah rumah sakit anak-anak di London-- mengatakan ada perbedaan besar pertumbuhan antara anak-anak, remaja dan dewasa.

"Sayangnya, banyak pelayanan gangguan makan diarahkan khusus untuk para remaja," kata Dr Nicholls.

"Penelitian kami memperlihatkan saat ini sangat mendesak untuk memikirkan keperluan anak-anak yang mengalami gangguan makan dan itu harus terpisah, tidak dengan menurunkan rentang usia dari pelayanan remaja yang ada sekarang ini."

Dia menambahkan, ada yang menduga bahwa pubertas bisa memicu gangguan makan, namun pendapat ini tidak masuk dalam kasus-kasus yang ditemukan.

Seorang jurubicara untuk lembaga amal, Beat, mengatakan, "Beat menyambut baik riset baru UCL itu --dan mendukung imbauan agar dilakukan perbaikan diagnosa dan pengobatan spesialis bagi anak-anak remaja tersebut.

"Meskipun pengobatan kelas satu tersedia di negara ini untuk remaja dan dewasa yang menderita gangguan makan, sedikit sekali untuk anak-anak di basah usia 13."

"Semakin dini dilakukan intervensi, semakin baik prospek pemulihan penuh jangka panjang untuk menghindari penderitaan hidup anak-anak itu atau bahkan kematian akibat kondisi buruk tersebut."