Nama domain seks lolos

domainseks
Keterangan gambar, Domain .xxx diperkirakan akan menciptakan kawasan seks maya

Izin resmi telah diberikan bagi domain internet untuk pornografi.

Bila rencana ini berjalan mulus, nantinya semua alamat di internet yang memiliki muatan pornografi bisa memakai nama domain dengan akhir .xxx

Selama ini, sebagian besar situs tersebut menggunakan nama domain .com

Perkembangan ini terjadi setelah badan pengawas Perusahaan Internet bagi Penetapan Nama dan Angka (Icann) mengeluarkan izin pendahuluan dalam konferensi di Brussels.

Persetujuan Icann ini akan memulai proses cepat pembentukan domain yang dikhususkan untuk pornografi.

ICM Registry, yang sejak mendukung pengusul domain baru tersebut mengatakan .xxx akan mempermudah penyaringan muatan internet yang dinilai yang tidak patut.

Pimpinan ICM Stuart Lawley menyambut baik keputusan itu dan mengatakan ini adalah, "Berita baik bagi konsumen pornografi atau bagi yang ingin menghindarinya".

Polisi pornografi

Icann mengatakan langkah selanjutnya adalah pembicaraan dengan ICM Registry untuk memastikan dukungan yang cukup bagi penciptaan industri pornografi.

Icann mengawasi sistem alamat internet dann mensyaratkan domain tingkat tertinggi baru, seperti .biz, harus "disponsori" atau harus melayani kebutuhan kelompok tertentu.

ICM memperkirakan domain .xxx pertama akan berfungsi permulaan 2011. Lebih 110 ribu sudah memesan domain .xxx.

Saat membahas izin domain ini, anggota direksi Icann mengatakan di masa lalu terjadi kesalahan karena menolak pemberian izin.

Penolakan tersebut dianggap tidak sejalan dengan kebijakan pendaftaran yang netral, obyektif, dan adil.

Sejumlah anggota direksi mengatakan secara pribadi mereka "tidak nyaman" dengan keputusan menyetujui .xxx tetapi tidak dapat menghambat karena ICM mematuhi peraturan Icann dalam penciptaan domain.

Persetujuan pendahuluan .xxx diberikan tahun 2005 tetapi dicabut karena kecaman kelompok politik konservatif.

Icann juga mengatakan khawatir akan didesak untuk mengawasi isi domain meskipun tindakan tersebut tidak termasuk perannya.

Bulan Februari 2010, panel hakim Amerika Serikat mengatakan Icann melakukan kesalahan saat menolak izin domain.

Icann menerima keputusan itu dan memulai proses konsultasi tentang izin domain.