iPhone 4 diserbu pembeli

Ribuan penggemar produk Apple antri di Jepang dan negara-negara Eropa agar bisa mendapat produk iPhone terbaru yang diluncurkan di lima negara.
Telpon genggam pintar iPhone 4 diluncurkan pada hari Kamis di Jepang, Jerman, Prancis, Inggris dan Amerika Serikat.
Di Tokyo, ratusan penggemar iPhone antri di luar toko Apple yang terletak di kawasan Ginza.
Sementara lebih dari seribu orang mengantri di luar toko Apple di Regent Street di pusat kota London untuk mendapatkan iPhone 4.
Beberapa di antara mereka bahkan mulai mengantri 24 jam sebelumnya.
"Saya senang dengan acara peluncuran semacam ini. Saya senang bertemu dengan orang-orang di sini," kata Alex, warga Kanada di Dubai yang terbang ke London khusus untuk mendapatkan iPhone 4.
Tingginya jumlah peminat ini karena iPhone 4 yang dijual langsung oleh Apple, tidak dikunci oleh operator selular. Ini memungkinkan para pengguna memakai aneka kartu SIM dari operator berbeda tanpa harus membobol sistem operasi telpon.
"iPhone saya saat ini dikunci oleh operator. Ini adalah peluang emas untuk mendapatkan iPhone yang tidak dikunci," imbuh Alex kepada BBC.
Fitur baru
Selain di toko Apple di Regent Street, antrian panjang juga terlihat di luar toko O2, salah satu operator selular di Inggris dan jaringan toko telpon genggam Carphone Warehouse.
iPhone 4 adalah evolusi versi sebelumnya, 3GS. Bentuknya lebih tipis dan Apple mengklaim bahwa layar versi terbaru ini jauh lebih tajam dengan baterai 40% lebih lama.
Resolusi kamera dinaikkan dari 3 megapixel menjadi 5 megapixel. Fitur baru berupa lampu khusus memungkinkan iPhone 4 ideal untuk mengambil foto dengan pencahayaan minim.
Telpon genggam pintar Apple ini juga menggunakan sistem operasi baru yang diberi nama iOS4, yang memudahkan pengguna membuka dua atau lebih aplikasi dalam waktu bersamaan.
Di Inggris, versi iPhone 4 termurah yang tidak dikunci oleh operator dijual seharga £ 499.









