Piala Dunia 2022: Suasana 'penuh kebanggaan dan putus asa' suporter Maroko di Jerusalem, Gaza, London, Casablanca, hingga Paris

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Suporter timnas Maroko berkumpul di Damascus Gate, Kota Tua Yerusalem, untuk mendukung tim kesayangannya di semi final Piala Dunia 2022.

Harapan Maroko untuk menjadi negara Afrika pertama yang mencapai final Piala Dunia berakhir dengan keputusasaan, setelah tim mereka kalah 2-0 dari Prancis.

Para pendukung berkumpul di seluruh penjuru Maroko, di Eropa, dan di negara tuan rumah Qatar, berharap mereka bisa mengalahkan mantan penjajah mereka.

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Fans menyaksikan laga semifinal Piala Dunia 2022 antara Prancis vs Maroko, dari layar raksasa pada 14 Desember 2022 di Doha, Qatar.

Harapan itu pupus dengan dua gol yang mengantarkan sang juara dunia 2018 ke babak final.

"Kami kalah tapi kami sangat bangga," kata seorang pendukung Maroko di Casablanca kepada BBC.

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Suporter yang merayakan kemenangan bentrok dengan polisi di Paris setelah Prancis mengalahkan Maroko dalam pertandingan semifinal Piala Dunia Qatar 2022.

Aparat kepolisian dalam jumlah besar dikerahkan di pusat kota Paris untuk mengawasi para pendukung yang menonton pertandingan semifinal karena Prancis adalah rumah bagi ratusan ribu orang keturunan Maroko.

Selain bendera Maroko, bendera negara-negara Afrika Utara lainnya juga dikibarkan oleh para pendukung yang berkumpul di Champs Elysées.

Polisi anti huru hara terlihat di kota-kota Eropa lainnya, termasuk Brussel. Pasalnya, pada pertandingan sebelumnya, para pendukung Maroko merayakan kemenangan tim kesayangan mereka dengan melepaskan suar dan kembang api.

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Seorang fans timnas Maroko di Brusel, Belgia, mengenakan kaos bertuliskan Maroko.
Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Suporter Maroko terlihat berkaca-kaca matanya usai tim kesayangannya ditekuk Prancis.

Di Den Haag, Belanda, cuaca - dan kekalahan - tampaknya membatasi aktivitas suporter pascapertandingan.

Suar dinyalakan di jalan setelah pertandingan berakhir, tetapi warga Belanda berdarah Maroko mengatakan kepada BBC bahwa mereka berusaha menjaga ketertiban.

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Orang-orang yang tidak bisa menonton langsung di stadion memilih untuk nonton bareng di layar besar yang dipasang di Doha, Qatar.

Dari zona penggemar di Stadion Mohammed V di Casablanca, Maroko, seorang pendukung mengatakan hasil semifinal "oke". Menurut dia, "begitulah permainannya".

Banyak dari mereka yang menonton pertandingan bersejarah bagi Maroko itu meyakini penampilan tim mereka di Piala Dunia Qatar hanyalah awal dari masa depan yang menjanjikan bagi para pemain sepak bola Maroko.

Moroccan fans watching the game at the oldest cafe in Casablanca

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Berbagai tempat di Maroko menggelar nonton bareng pertandingan semifinal antara Maroko melawan Prancis di Piala Dunia 2022.

Di kafe tertua di Casablanca, para penggemar semakin frustrasi saat tim mereka kesulitan mencetak gol.

Seorang suporter yang dibesarkan di Prancis, tetapi lahir di Maroko, mengatakan dia ingin negaranya menang karena "waktunya Afrika mengangkat trofi Piala Dunia".

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Warga nonton bareng pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 antara Prancis dan Maroko di Napoli, Italia.

Pendukung Maroko juga menonton pertandingan di tenda besar yang didirikan di halaman pusat budaya Casa Arabe, Madrid. Camilan tradisional Maroko dibagikan saat para penggemar menyemangati tim mereka.

"Terlepas dari segalanya, saya bangga dengan tim kami," ujar Inas, seorang guru bahasa Inggris yang mengenakan seragam tim nasional Maroko, kepada BBC.

"Mereka tidak hanya berjaya di sepak bola, mereka memberi kami kemenangan simbolis dalam banyak hal, termasuk perhatian dan penghormatan dari dunia internasional."

Suporter Maroko

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Pendukung timnas Maroko di Palestina berkumpul untuk menonton siaran langsung pertandingan semifinal Piala Dunia Qatar 2022 antara Prancis dan Maroko di kota Gaza.

Munir, seorang petugas pom bensin yang berasal dari Casablanca, bernyanyi bersama teman-temannya sepanjang pertandingan berlangsung.

Meskipun dia kesal ketika Prancis mencetak gol kedua, dia tetap optimis.

Suporter Maroko

Sumber gambar, Simon M Bruty/AFP

Keterangan gambar, Di stadion yang menghadirkan laga semifinal Maroko vs Prancis, tiga orang fans memberi dukungan kepada tim kesayangannya.

"Ini adalah peristiwa sekali seumur hidup," katanya, tentang tim Maroko yang mencapai semifinal.

"Bahkan anak-anak kami tidak akan menyaksikan ini lagi. Itu sangat berarti bagi kami."

Moroccan fan Inas in Madrid
Keterangan gambar, Seorang suporter mengatakan tim Maroko memberi mereka "kemenangan simbolis".

Di Cricklewood, sebuah area di barat laut London di Inggris, pendukung Maroko bersorak meriah saat peluit akhir dibunyikan.

Para penggemar di sana merasa sangat bangga dengan penampilan tim mereka. Dalam kondisi beku, warga negara Maroko menonton di bawah selimut, sambil minum teh dan merokok shisha.

Suporter Maroko

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Pendukung timnas Maroko menonton pertandingan semi final di kota Doha, Qatar.

Tunisia, Aljazair, dan Mesir berada di Cafe Prego.

"Kita semua adalah satu bangsa", kata seorang penggemar yang percaya turnamen di Qatar telah menjadi Piala Dunia terbaik yang pernah ada dan telah mempersatukan diaspora Arab di London.