'Berlian hitam' terbesar dari 'luar angkasa' laku dilelang Rp61 miliar, apa keistimewaan Enigma?

Sumber gambar, EPA
Sebuah berlian hitam berusia satu miliar tahun, dan diyakini sebagai berlian terbesar di dunia, telah terjual seharga £3,16 juta (sekitar Rp61,3 miliar).
Dinamakan Enigma, permata 555,55 karat yang beratnya hampir sama dengan buah pisang, tadinya diperkirakan akan laku lebih dari £4,4 juta (Rp85,4 miliar) dalam lelang online.
Juru lelang Sotheby's mengatakan "pembelinya memilih menggunakan mata uang kripto untuk mendapatkan berlian itu."
Berlian itu sudah mengundang perdebatan karena ada sejumlah teori soal asal-usulnya, salah satunya adalah jatuh ke Bumi karena asteroid.
Artikel ini memuat konten yang disediakan X. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca X kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.
Lompati X pesan
Sotheby's tidak mengidentifikasi pembelinya. Tetapi setelah lelang, seorang pengusaha mata uang kripto, Richard Heart lewat media sosial mengklaim bahwa dia adalah pembeli Enigma.
Dia mengatakan kepada lebih dari 180.000 pengikutnya di Twitter bahwa "segera setelah pembayaran selesai dan mendapatkannya," permata itu akan dinamai "berlian HEX.com", mengacu pada platform blockchain yang dia dirikan.
Tapi, apa sebenarnya berlian hitam?

Sumber gambar, Reuters
Berlian hitam pertama kali ditemukan pada 1841 oleh sekelompok penjelajah Portugal di Brasil. Mereka menyebut benda tersebut 'carbonado' karena mirip sebongkah batubara.
Baca juga:
- Berlian senilai Rp39 miliar yang dibeli di pasar loak, ditemukan saat bersih-bersih rumah
- Skandal Berlian Biru: Misteri perhiasan pangeran Arab Saudi yang dicuri
- Mengapa berlian biru begitu berharga bagi para ilmuwan
- Raja Belanda diminta kembalikan berlian Banjarmasin: 'Jika bertemu, saya akan minta semua barang kesultanan di Belanda'
Keberadaan berlian hitam amat jarang di dunia. Sesuai dengan namanya, berlian tersebut terlihat gelap dan tidak bening.
Berlian pada umumnya ditemukan menyatu dengan batu kimberlit jauh di dalam permukaan tanah.
Akan tetapi, berlian hitam atau 'carbonado' ditemukan pada lapisan sedimen yang dekat dengan permukaan tanah.
Itu sebabnya berlian hitam diduga berasal dari luar angkasa. Pasalnya berlian hitam seperti Enigma diyakini tercipta karena benturan meteorit atau akibat ledakan supernova yang membentuk asteroid lalu kemudian menghujam Bumi pada kedalaman rendah.

Sumber gambar, EPA
Apa yang unik dari Enigma?
Berlian hitam seperti Enigma hanya bisa ditemukan di Brasil atau Republik Afrika Tengah, yang memperkuat dugaan bahwa benda itu berasal dari luar angkasa.
Kedua kawasan itu, sebagaimana dipaparkan Sotheby's, terhubung lebih dari satu miliar tahun lalu dan membentuk benua super bernama Rodinia. Pada periode inilah, kawasan itu diyakini dihujam meteorit sehingga sebaran berlian carbonado berada di sana.
Enigma sendiri diperkirakan berumur 2,6 miliar hingga 3,8 miliar tahun lalu.
Ahli perhiasan dari balai lelang Sotheby's, Nikita Binani, mengatakan Enigma adalah berlian yang "unik dan berharga".
"Berlian ini telah dicintai pemiliknya selama dua dekade dan berlian ini tidak pernah diperlihatkan kepada khalayak umum atau ditawarkan ke pasar secara terbuka. Sehingga kami begitu senang mendapat kesempatan untuk memaparkan kisahnya kepada dunia.
"Penjualan [berlian] ini adalah kesempatan seumur hidup untuk mendapatkan salah satu keajaiban terlangka berumur miliaran tahun yang diketahui umat manusia," paparnya.











