Kisah fotografer menjelajahi sudut-sudut kota dan membandingkan dengan kondisinya saat perang

Plymouth Hoe

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

Seorang fotografer memamerkan hasil penelusurannya dengan membandingkan foto-foto lama saat sebuah kota luluh lantak akibat perang dengan kondisinya saat ini.

Upaya itu dilakukannya untuk melihat seberapa banyak kehidupan berubah sejak 'serangan kilat' (Blitz) oleh pesawat-pesawat pembom Jerman atas kota kota pelabuhan Plymouth, Inggris, dalam Perang Dunia Kedua.

Setelah menemukan beberapa "foto yang jarang terlihat", Gareth Smith menghabiskan masa-masa lockdown dengan melacak di mana foto-foto itu diabadikan dan membandingkannya dengan situasi sekarang.

Anggota Angkatan Laut Inggris ini menganggap dirinya "bak seorang detektif ".

Dia mengatakan proyek ini, terutama berfokus pada kejadian di Plymouth, Devon, menyuguhkan "perspektif" seperti apa kondisi kehidupan selama periode perang.

Baca juga:

Bridge

Sumber gambar, Imperial War Museum/@gtsasmithphotography

St Andrews Church

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

"Ini sangat menginspirasi, dan bagaimana orang-orang bertahan hidup sekarang, tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan apa yang terjadi lebih dari 80 tahun silam," kata Smith, seorang pelaut.

Kendatipun banyak orang kehilangan tempat tinggal, mereka masih memiliki keberanian untuk "berjuang" dan "membangun kembali kota", katanya.

Smith, yang bertugas di angkatan laut di Plymouth selama empat tahun, mengatakan dia awalnya ingin meneliti foto-foto guna mempelajari lebih lanjut tentang kota itu dan memahami bagaimana orang-orang bertahan hidup selama perang.

"Saya pertama kali menemukan foto para pelaut berdansa di pelataran luas dengan iringan band militer, yang bernuansa otentik dan romantis," ujarnya.

Baca juga:

Wrens marching

Sumber gambar, Imperial War Museum/@gtsasmithphotography

Torpoint Ferry

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

Dia mengatakan proses menemukan di mana foto-foto itu diabadikan terasa seperti pekerjaan "detektif", terutama lantaran lanskap dan infrastruktur banyak sekali mengalami perubahan.

"Begitu saya memiliki ide dan mulai termotivasi untuk meneliti foto-foto ini, saya menjadi agak terobsesi dengannya," ungkap Smith.

Sangatlah memuaskan ketika menemukan lokasi yang tepat, kata fotografer.

Namun dia mengakui tidak semua lokasi cocok dengan semua foto.

Dia berujar banyak menghabiskan waktu di jalanan, hanya untuk menemukan bahwa apa yang tertera dalam foto-foto itu "bahkan tidak ada lagi".

Sejak menyelesaikan proyeknya, Smith memulai kursus fotografi militer di Cosford, Shropshire.

Derry Clocktower

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

Norwegian Navy

Sumber gambar, Imperial War Museum/@gtsasmithphotography

Bekas fotografer kapal pesiar itu mengatakan dia mendapat "reaksi luar biasa" atas foto-foto itu.

"Saya mendengar banyak kisah yang sangat menyenangkan ... dan juga beberapa cerita amat menyedihkan ketika Gereja Charles terbakar dan tidak pernah dibangun kembali."

"Secara keseluruhan saya melakukan semua ini demi diri saya sendiri, tetapi, ketika apa yang saya kerjakan ini menjadi sebuah momentum, saya pikir kami akan menjadi pemenang di sini."

St Charles Church

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

Plymouth Pier

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

Sang fotografer berujar: "Saya mendapat umpan balik yang bagus dari apa yang saya kerjakan, dan saya pikir itulah alasan mengapa saya benar-benar melakukannya."

"Orang-orang berkata: 'Tunggu, saya pernah lewat sini, saya tidak percaya dulunya dipakai seperti ini.'"

Smith mengatakan dia berencana untuk melanjutkan proyek ini di wilayah lain di Inggris dalam upaya untuk menyoroti bagaimana lanskap kota berubah akibat 'serangan kilat' (Blitz) oleh serangan bom pesawat-pesawat Nazi Jerman.

Torpoint Ferry slipway

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

St Charles Church

Sumber gambar, @gtsasmithphotography

presentational grey line