Kelompok militan neo-Nazi mengincar anggota remaja, memiliki filosofi 'kehancuran masyarakat' dan 'perang antar ras'

    • Penulis, Daniel De Simone dan Ali Winston
    • Peranan, BBC News

Upaya diam-diam kelompok militan neo-Nazi dalam mendidik dan merekrut remaja untuk menjadi anggota mereka telah terkuak dalam sebuah rekaman rahasia.

Rekaman itu berisi percakapan antara anggota senior kelompok yang bernama The Base tersebut saat sedang mewawancarai calon-calon anggota yang masih muda. Mereka berdiskusi soal bagaimana meradikalisasi calon-calon anggotanya.

Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) telah mendeskripsikan tujuan kelompok tersebut adalah menyatukan kelompok supremasi kulit putih di dunia dan memicu perang antar ras.

Rekaman-rekaman tersebut telah diserahkan ke organisasi hak-hak warga sipil, Southern Poverty Law Center, namun beberapa bagian percakapan telah didengar oleh Panorama, program yang tayang di BBC One.

Rinaldo Nazzaro, pendiri The Base, adalah warga AS berusia 47 tahun. Awal tahun ini BBC menguak bahwa ia memimpin organisasinya dari sebuah flat mewah di St. Petersburg, Rusia.

Wawancara tersebut dilakukan lewat panggilan konferensi digital di sebuah aplikasi yang terenkripsi. Polanya sama- calon anggota ditanyai oleh Nazzaro soal riwayat pribadi, suku, perjalanan radikalisasi dan pengalaman mereka menggunakan senjata. Setelah itu, anggota senior yang lain menggulirkan pertanyaan mereka masing-masing.

Para calon anggota diberi pertanyaan seperti buku apa saja yang telah mereka baca, termasuk Mein Kampf buatan Adolf Hitler. Mereka juga didorong untuk mempelajari lebih lanjut soal ideologi supremasi kulit putih The Base, yang bukan hanya memprediksi, tapi juga ingin mempercepat perang antar ras, sehingga pengikutnya harus siap untuk menghadapi konflik dan kehancuran sosial.

Selama wawancara berlangsung, Nazzaro terdengar menyambut anggota kelompok ekstremis lain.

Para calon anggota kelompok ini menggunakan alias dan memperlihatkan pengetahuan mereka, yang kedalamannya bervariasi, soal ideologi ini. Mereka mengatakan teradikalisasi lewat video-video dan propaganda di internet.

Ketika para calon anggota keluar dari konferensi, anggota-anggota senior membahas potensi mereka sebelum sepakat untuk menentukan pilihan secara langsung dalam beberapa hari ke depan.

Kehancuran masyarakat

Rekaman percakapan ini memperjelas keinginan The Base untuk merekrut tentara militer negara-negara Barat untuk mempelajari pelatihan mereka soal taktik dan senjata api.

Menurut investigasi BBC, Nazzaro sempat bekerja sebagai analis FBI dan kontraktor Pentagon. Kepada seorang remaja asal Inggris, Nazzaro mengatakan bahwa "filosofi pemandu" kelompok ini adalah ide soal kehancuran masyarakat.

Kepada seorang remaja asal Eropa, ia mengatakan kehancuran tersebut sangat dinantikan, meskipun hanya pada level lokal, karena itu menawarkan "kekosongan kekuasaan yang bisa kita manfaatkan."

Seorang remaja laki-laki diberitahu bahwa "kami memiliki tujuan awal menciptakan sel [kelompok supremasi kulit putih] yang terdiri dari dua atau tiga orang di sebanyak mungkin wilayah" dan "Inggris adalah tempat yang menurut kami memiliki banyak potensi."

Dalam sebuah diskusi setelah mereka mewawancarai seorang remaja 17 tahun dari Eropa, seorang anggota senior mengatakan bahwa mereka harus "membentuk" sistem kepercayaan remaja tersebut. Nazzaro mengatakan bahwa remaja itu "secara ideologi masih butuh sedikit pembelajaran" tapi ia "jelas berjalan ke arah yang benar."

Mengomentari seorang remaja Inggris, Nazzaro mengatakan ia mungkin perlu "dewasa secara ideologi."

Dr Cassie Miller, analis riset senior di Southern Poverty Law Center, mengatakan rekaman tersebut menawarkan "pandangan sekilas yang sangat luar biasa" terhadap dunia ekstrem ini. Rekaman itu menunjukkan bahwa "ada banyak langkah menuju radikalisasi."

Ia mengatakan, calon anggota The Base memiliki latar belakang yang beragam.

"Menurut saya, fakta bahwa banyak calon anggota kelompok ini adalah remaja normal itu signifikan. Mereka tidak memiliki sifat yang membuat mereka ingin menjadi seorang teroris atau tertarik pada ideologi ekstremis. Saya pikir cara terbaik adalah dengan melihat mereka sebagai refleksi terhadap masyarakat yang sangat terpecah secara politik."

Di negara bagian Georgia di AS, tiga anggota The Base kini tengah menghadapi tuntutan konspirasi lantaran diduga merencanakan pembunuhan satu pasangan anti fasisme.

The Base adalah organisasi bawah tanah terbaru yang muncul dari jaringan internasional neo-Nazi, yang awalnya terbentuk di sebuah forum web bernama Iron March yang kini telah mati.

Organisasi lainnya termasuk kelompok Aksi Nasional dan Divisi Sonnenkrieg dari Inggris yang telah dilarang, serta Divisi Atomwaffen di AS, yang telah dibubarkan lewat sebuah investigasi nasional FBI.

Investigasi BBC menguak identitas asli seorang pria yang merupakan anggota senior The Base dan pencipta forum online neo-Nazi penerus Iron March. Forum itu terkait dengan beberapa aksi terorisme di Inggris yang melibatkan remaja.

Pria tersebut bernama Matthew Baccari, seorang pengangguran berusia 25 tahun asal California Selatan. Ia memakai alias 'Mathias' ketika mengelola sebuah situs bernama Fascist Forge, di mana para anggotanya didorong untuk memuat konten-konten terorisme dan kekerasan seksual.

Ia adalah sosok yang vokal dalam panggilan konferensi wawancara calon anggota The Base. Ia juga telah mempromosikan kelompok tersebut dalam situsnya, yang ia matikan awal tahun ini karena adanya atensi yang signifikan oleh penegak hukum.

Forum itu memiliki peran penting dalam sebuah kasus yang melibatkan seorang remaja asal Durham. Tahun lalu, ketika ia berusia 16 tahun, remaja ini menjadi orang termuda yang terbukti bersalah merencanakan serangan teror di Inggris.

Dua orang remaja Inggris anggota Fascist Forge lainnya, salah satunya berusia 15 tahun, secara terpisah tengah menjalani sistem peradilan untuk anak-anak muda. Mereka dikenai 25 tuntutan gabungan terkait terorisme.

Baccari menolak keluar dari kamar tidurnya ketika tim BBC datang ke rumahnya untuk meminta komentar.

Baccari dan Nazzaro tidak merespon surat-surat yang berisi bukti-bukti ini.