Puluhan tahun dicari, lantai mosaik Romawi 'yang terpelihara dengan baik' ditemukan di bawah perkebunan anggur Italia

The mosaic floor found under a vineyard in northern Italy

Sumber gambar, Comune di Negrar di Valpolicella

Keterangan gambar, Menurut para pejabat, para ahli pertama kali menemukan bukti reruntuhan pondasi bangunan rumah vila Romawi di sana lebih dari seabad silam.
Waktu membaca: 2 menit

Lantai mosaik peninggalan peradaban Romawi ditemukan di bawah perkebunan anggur di wilayah utara Italia setelah puluhan tahun dicari.

Tim pengukur tanah di daerah Negrar di Valpolicella, di wilayah utara Verona, mengunggah foto-foto ubin - kondisinya terpelihara dengan baik - terkubur sekitar satu meter di dalam tanah.

Menurut para pejabat, para ahli pertama kali menemukan bukti reruntuhan pondasi bangunan rumah vila Romawi di sana lebih dari seabad silam.

Romawi

Sumber gambar, Facebook/ComunediNegrar

Keterangan gambar, Keterangan di situs resmi Negrar di Valpolicella menyebutkan tim penggali akhirnya berhasil menemukan ubin dan fondasi vila itu "setelah sekian dekade mengalami kegagalan".

Para teknisi saat ini masih dengan hati-hati menggali situs bersejarah itu untuk menemukan secara lebih menyeluruh fondasi bangunan kuno tersebut.

Foto-foto yang diunggah secara daring memperlihatkan mosaik lantai bermosaik beserta fondasi reruntuhan vila.

Hentikan Facebook pesan

Konten tidak tersedia

Lihat lebih banyak di FacebookBBC tidak bertanggung jawab atas konten dari situs eksternal

Lompati Facebook pesan

Presentational white space

Keterangan di situs resmi Negrar di Valpolicella menyebutkan tim penggali akhirnya berhasil menemukan ubin dan fondasi vila itu "setelah sekian dekade mengalami kegagalan".

Romawi

Sumber gambar, facebook/ComunediNegrar

Keterangan gambar, Tim pengukur tanah di daerah Negrar di Valpolicella, di wilayah utara Verona, mengunggah foto-foto ubin - kondisinya terpelihara dengan baik - terkubur sekitar satu meter di dalam tanah.

Tim pengukur tanah akan berhubungan dengan pemilik perkebunan anggur dan pemerintah kota "untuk mengidentifikasi cara paling tepat untuk membuat peninggalan arkeologi yang tersembunyi di bawah tanah ini dapat terungkap dan dapat diakses".

Para teknisi membutuhkan "sumber daya" untuk menyelesaikan pekerjaannya. Namun pihak berwenang setempat berjanji untuk memberikan "semua bantuan yang diperlukan" untuk melanjutkan penggalian.