BBC 100 Women 2017: Apakah perempuan dapat mengubah dunia dalam tempo satu pekan?

susi pudjiatutik

Sumber gambar, DON EMMERT/AFP

Keterangan gambar, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, termasuk 60 nama yang masuk dalam daftar perempuan berpengaruh.

BBC kembali menghadirkan acara 100 Women dan sejauh ini terdapat 60 perempuan yang sudah masuk dalam daftar perempuan berpengaruh dan inspirasional itu.

Sejauh ini sudah tersusun 60 nama, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, astronot NASA, Peggy Whitson, Presiden Liberia, Ellen Johnson Sirleaf dan pemain sepak bola Inggris, Steph Houghton.

Empat puluh nama perempuan lainnya akan ditambahkan seiring dengan berjalannya acara tahunan BBC 100 Women yang digelar sampai bulan Oktober. Acara ini mengangkat isu-isu yang dihadapi perempuan di seluruh dunia.

Adapun tema tahun ini adalah bagaimana perempuan membawa angin perubahan di dunia.

"Pertama-tama, kita harus menghilangkan rintangan dari benak pikiran kita sendiri. Laki-laki dan perempuan sama saja, jadi bertindaklah seperti itu. Jika kita masih sibuk membicarakan tentang perbedaan jenis kelamin maka kita tidak akan bisa maju," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti.

Presiden Sirleaf, Peggy Whison dan Steph Houghton

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Presiden Sirleaf, Peggy Whison dan Steph Houghton merupakan sebagian di antara perempuan berpengaruh dan inspirasional yang masuk daftar 100 Perempuan versi BBC.

Berbagai berita tentang pelecehan yang tampaknya tak ada akhirnya, ketimpangan, dan tak banyak punya tempat dalam berbagai aspek di masyarakat, bisa menimbulkan suasana muram dan tak berdaya.

Jadi tahun ini, acara 100 Women mendorong para perempuan untuk membuat inovasi guna mengatasi sebagian dari ketimpangan yang ada.

Tangan perempuan
Keterangan gambar, BBC 100 Women berusaha mencari pemecahan atas fenomena glass ceiling, buta huruf, pelecehan di jalan-jalan dan seksisme di dunia olahraga.

Diadakan selama lima tahun terakhir, 100 Women akan membahas empat persoalan: fenomena glass ceiling (rintangan tak kentara dalam organisasi yang menghalangi kaum perempuan meraih jenjang karier), buta huruf di kalangan perempuan, pelecehan di jalan-jalan dan seksisme di dunia olahraga.

Dengan bantuan Anda, mereka akan menghasilkan solusi nyata dalam kehidupan dan kami menanti gagasan-gagasan Anda. Silakan akses sampaikan ide-ide Anda lewat Facebook, Instagram dan Twitter dan gunakanlah #100Women.