You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Misteri uang senilai ratusan juta rupiah yang tersumbat di pipa toilet
Kantor kejaksaan Swiss di Jenewa tengah menyelidiki mengapa sejumlah lembaran uang kertas euro senilai ratusan juta rupiah menyumbat pipa toilet.
Lembaran uang pecahan 500 euro atau sekitar Rp8 juta pertama kali ditemukan beberapa bulan lalu di sebuah toilet kantor cabang bank UBS. Letak toilet itu berada dekat ruangan brankas yang menyimpan ratusan kotak penyimpanan barang berharga.
Beberapa hari kemudian, sebagaimana dilaporkan Tribune de Geneve, lembaran-lembaran serupa menyumbat toilet di tiga restoran dekat bank tersebut. Untuk membuka sumbatan, tukang sedot WC dipanggil dan biayanya mencapai ribuan franc Swiss.
Secara keseluruhan, polisi Swiss menemukan puluhan ribu euro yang sebagian besar di antaranya dalam keadaan seperti telah dipotong dengan gunting.
Merusak uang bukanlah pelanggaran di Swiss, namun kantor kejaksaan menegaskan mereka tengah mencari penyebab uang-uang itu berada saluran toilet dan dalam keadaan telah dipotong.
"Kami sedang mencoba mencari tahu dari mana uang-uang ini berasal dan apakah tindak kejahatan telah dilakukan," kata Vincent Derouand dari kantor kejaksaan Jenewa kepada BBC.
"Jelas, kasus ini sangat mengejutkan," tambahnya.
Derouand enggan berkomentar atas pemberitaan yang menyebutkan bahwa seorang pengacara telah diinterogasi terkait kasus tersebut.
Uang pecahan 500 euro menurut rencana akan ditarik dari peredaran pada 2018 mendatang lantaran Komisi Eropa menengarai bahwa pecahan tersebut dipakai memfasilitasi tindakan ilegal.
Sampai tahun depan, pecahan 500 euro masih sah dan berlaku untuk transaksi. Akan tetapi, Bank Sentral Eropa akan berhenti memproduksinya.