Peselancar ombak beraksi di bawah cahaya Aurora Borealis yang menakjubkan

Peselancar Australia Mick Fanning berbagi pengalaman selancar ombak di bawah cahaya menakjubkan Aurora Borealis di Norwegia. Namun pengalaman spektakuler itu tidak didapatnya dengan mudah. Ia harus berjaga di berbagai malam untuk 'mencegat' cahaya kutub utara itu, selain mencocokan dengan ombak yang dibutuhkan untuk berselancar.

Fanning, 35, mulai berselancar tatkala Aurora Borealis mulai meneangi kawasan Lofoten, Norwegia.

Sumber gambar, Emil Sollie/Mats Grimsæth

Keterangan gambar, Fanning, 35, langsung terjun berselancar tatkala Aurora Borealis datang menerangi kawasan Lofoten, Norwegia.
Di kawasan itu ia berkemah bersama fotografer Norwegia Mats Andreassen Grimsæth dan Emil Kjos Sollie

Sumber gambar, Emil Sollie/Mats Grimsæth

Keterangan gambar, Di kawasan itu ia berkemah bersama fotografer Norwegia Mats Andreassen Grimsæth dan Emil Kjos Sollie
Mick Fanning di Norwegia

Sumber gambar, Emil Sollie and Mats Grimsæth

Keterangan gambar, Fanning, juara Australia asal Sydney, menyebut bahwa pengalaman itu merupakan sesuatu yang akan dikenangnya selamanya.
Fanning dan para fotografer

Sumber gambar, Emil Sollie/Mats Grimsæth

Keterangan gambar, "Kami berjaga selama dua malam berturut-turut menunggu terbitnya cahaya itu," kata sang peselancar.
Ia begitu cemas bahwa bisa saja cahaya Aurora Borealis yang spektakuler itu datang justru ketika tak ada ombak.

Sumber gambar, Emil Sollie/Mats Grimsæth

Keterangan gambar, Ia begitu cemas bahwa bisa saja cahaya Aurora Borealis yang spektakuler itu datang justru ketika tak ada ombak.
Emil Sollie/Mats Grimsæth

Sumber gambar, Emil Sollie/Mats Grimsæth

Keterangan gambar, Namun semuanya berjodoh dengan baik pada hari ketiga, karena ombak yang datang 'ternyata bagus," katanya kepada ABC.
Between sets of waves, Fanning said he was "just staring up at the sky just screaming with excitement".

Sumber gambar, Emil Sollie/Mats Grimsæth

Keterangan gambar, Di antara gelombang dan ombak, kata Fanning, ia 'hanya menatap langit, berseru penuh suka cita.'

Gambar-gambar ini milik Red Bull