Pesta kembang api dilarang di Australia menyusul kebakaran hutan yang belum teratasi

Sumber gambar, Getty Images
Puluhan titik api berkobar di luar kendali di Australia di tengah gelombang panas yang telah mencapai suhu melebihi 40 derajat Celcius di setiap negara bagian.
Kebakaran paling berbahaya pada hari Senin terjadi di negara bagian Victoria.
Sekitar 30.000 penduduk dan wisatawan didesak untuk menyelamatkan diri dari East Gippsland - daerah tujuan berlibur yang populer - tetapi evakuasi kemudian dianggap terlalu berisiko karena kebakaran merambah ke jalan-jalan utama.
Seorang relawan pemadam kebakaran tewas dalam kobaran api di negara bagian New South Wales (NSW).
Perdana menteri NSW, Gladys Berejiklian, menyebut kejadian itu sebagai tragedi "memilukan".
"Tak ada yang kata bisa menggambarkan perasaan pada saat seperti ini," tulisnya di Twitter. Dua orang lainnya dibawa ke rumah sakit dengan luka bakar setelah melawan kobaran api, di sebelah timur kota Albury. Diyakini truk mereka terguling setelah terkena angin kencang.
Total, 10 orang tewas dalam krisis kebakaran di negara itu sejak September 2019.
Ahli meteorologi mengatakan sistem iklim di Samudera Hindia, yang dikenal sebagai dipol, adalah pendorong utama di balik panas ekstrem di Australia.
Seberapa buruk kebakaran di Victoria?
"Kami mengalami hari yang menantang di Victoria," kata Andrew Crispin, komisaris manajemen darurat negara.
Serangan petir di hutan kering, yang terkena dampak kekeringan berpotensi menjadi api yang mengancam jiwa dan rumah.
Petir kering menyulut setidaknya 70 kebakaran baru di kawasan itu dalam 24 jam terakhir, kata para pejabat.
Di tempat lain di negara bagian itu, festival musik Malam Tahun Baru telah dibatalkan setelah penyelenggara mengatakan ancaman kebakaran terlalu berbahaya.
Sekitar 9.000 orang sudah berkemah di Festival Air Terjun di Lorne. Akses hanya dengan satu jalur, artinya tidak mungkin bagi pengunjung festival untuk mengungsi dengan cepat.
"Kami patah hati harus memutuskan ini tetapi keselamatan pelanggan, artis, dan staf kami adalah prioritas utama kami," kata penyelenggara Jessica Ducrou.

Akankah kembang api Malam Tahun Baru dilangsungkan?
Dengan larangan kembang api total, beberapa daerah telah membatalkan perayaan kembang api malam Tahun Baru, termasuk di Ibu Kota Australia, Canberra.
Namun di Sydney, pihak berwenang mengatakan pertunjukan kembang api pelabuhan kota - yang ditonton oleh jutaan orang di seluruh dunia - akan terus berlanjut meskipun ada kritik.
Wakil perdana menteri New South Wales, John Barilaro mengatakan membatalkan pesta kembang api harus menjadi "keputusan yang sangat mudah".
"Jika daerah dilarang mengadakan pesta kembang api, maka jangan memiliki dua kelas warga," kata John Barilaro. "Kita semua dalam krisis ini bersama."
Lebih dari seperempat juta orang telah menandatangani petisi yang menyerukan agar pesta kembang api dibatalkan dan dana yang ada digunakan untuk memerangi kebakaran.
Namun pejabat tingkat kota mengatakan pembatalan itu akan berefek sedikit pada masyarakat yang terdampak.
Rincian dana bantuan kebakaran akan disampaikan di Sydney Harbour Bridge pada malam hari.










