Obama menginap di hotel yang menawarkan 'panorama kota yang menakjubkan'

Sumber gambar, Adek Berry/AFP/Getty Images
Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama menginap di Hotel Mandarin Oriental yang terletak di dekat Tugu Selamat Datang, Jakarta Pusat, di kawasan yang dikenal sebagai Bundaran Hotel Indonesia.
Sekitar pukul 12.50 WIB, rombongan Obama tiba di Hotel Mandarin, dalam pengawalan ketat otoritas keamanan Indonesia.
Sebelumnya, Obama bersama istrinya, Michelle, serta dua putrinya, Malia dan Sasha, terbang dari Bandara Adisucipto, Yogyakarta, Jumat (30/6) siang, dan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Setibanya di ibukota, rombongan Obama langsung menuju Hotel Mandarin Oriental, sebelum berangkat ke Istana Bogor untuk diterima oleh Presiden Joko Widodo sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepada BBC Indonesia, Direktur Komunikasi Mandarin Oriental Jakarta, Marlene Danusutedjo menyebut pihaknya tidak dapat memberikan keterangan pers apapun terkait Obama.
Menurut pantauan di lapangan, Mandarin Oriental Jakarta telah mendapatkan pengamanan khusus sejak Jumat pagi tadi. Ketika rombongan kendaraan Obama hendak masuk ke Mandarin Oriental Jakarta, kepolisian menutup lalu lintas Bundaran Hotel Indonesia sekitar dua menit.
Namun tidak terlihat pengerahan personel keamanan dalam jumlah besar di kawasan itu. Seperti dikabarkan Detikcom, Obama meminta otoritas Indonesia tidak menggelar operasi pengamanan berlebihan untuknya selama di Bali, Yogyakarta, dan Jakarta.

Sumber gambar, BBC Indonesia
Berdasakan situs daringnya, Mandarin Oriental Jakarta menawarkan tujuh tipe kamar kepada para pelanggannya. Mandarin Suite merupakan kamar termahal dengan harga sewa Rp64 juta per malam.
Pada laman tersebut, Mandarin Oriental Jakarta menyebut kamar tipe itu berada di lantai tertinggi gedung mereka sehingga 'memiliki pemandangan kota yang menakjubkan'.

Sumber gambar, AFP/Getty Images
Merujuk sejumlah pemberitaan media massa, Raja Carl XVI Gustav dan Ratu Silvia dari Swedia juga menginap di Mandarin Oriental Jakarta.
Namun pihak hotel enggan memberikan konfirmasi perihal rombongan very very important person yang menyewa kamar mereka.









