You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Ledakan bom Kampung Melayu: polisi periksa CCTV halte bus Transjakarta
Polisi akan meneliti rekaman kamera pengawas CCTV dari halte bus Transjakarta Kampung Melayu untuk mengetahui kronologi peristiwa ledakan bom dan mencari identitas pelaku bom bunuh diri pada Rabu (24/05) malam.
Juru bicara Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan CCTV merupakan salah satu barang bukti yang diambil dalam pemeriksaan di lokasi kejadian yang selesai pada Kamis pukul 5 pagi.
"CCTV dari halte bus sudah kita ambil, dan akan diperiksa, selain itu dalam olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kita juga menemukan beberapa gotri, paku yang terpecah-pecah dalam beberapa potongan, alumunium," jelas Martinus kepada BBC Indonesia.
Martinus menjelaskan bom rakitan itu berdaya ledak rendah, dengan rentang waktu antar ledakan sekitar 5 menit.
"Ada dua ledakan di halte dan toilet yang berjarak sekitar 5-12 meter," jelas dia.
Sebelumnya, polisi mengatakan dua ledakan bom rakitan menewaskan lima orang, tiga diantaranya polisi dan dua diduga sebagai pelaku ledakan. Polisi mengatakan masih menyelidiki identitas pelaku ledakan.
Presiden Joko widodo menyampaikan duka cita pada para korban dan keluarga korban serta meminta agar pelaku ledakan bom diusut, seperti dikatakan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki yang menemui korban luka yang dirawat di RS Premier Jatinegara.
"Saya datang untuk menyampaikan duka cita yang mendalam pada para korban dan keluarganya terutama pada anggota polri yang sedang berdinas, pak presiden sampaiklan penghargaan setinggi-tingginya," jelas Teten. "Pak presiden minta pelaku bom ini diusut, kita tak tak boleh menyerah atas tindakan teroris dan masyarakat tak boleh takut."
Kamis (25/05) pagi, terminal Kampung Melayu telah kembali di buka dan garis polisi juga telah dilepas dari sejumlah lokasi.
Polisi mengatakan akan memperketat pengamanan gereja selama misa untuk memperingati kenaikan Isa al Masih.