Bentrok polisi-TNI, mengapa masih terjadi?

Bentrok yang melibatkan anggota TNI dan Polri kembali terjadi, kali ini di Ogan Komiring Ulu, Sumatera Selatan.
Kantor Mapolres <link type="page"> <caption> diserang dan dibakar</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/03/130307_tni_serang_polisi_oku.shtml" platform="highweb"/> </link>, yang mengakibatkan setidaknya empat polisi mengaluka luka.
Sejumlah laporan menyebutkan insiden ini bermula dari ketidakpuasan sejumlah anggota TNI terhadap penanganan kasus penembakan yang menewaskan rekan mereka, Pratu Heru Oktavianus.
Pratu Heru, menurut polisi, ditembak anggota Kepolisian Resort Ogan Komiring Ulu setelah sempat melarikan diri ketika akan diperiksa dalam kasus pelanggaran lalu lintas.
Ini bukan kasus pertama sengketa fisik antara dua lembaga penyokong negara.
Apa pendapat Anda soal bentrok antara anggota TNI dan Polri.
Mengapa kasus seperti terus saja terjadi di berbagai tempat di Indonesia?
Apa karena ego dan kebanggaan institusi yang berlebihan?
Apa yang perlu dilakukan untuk meminimalkan pergesekan antara polisi dan tentara?
Komentar Anda
Miris. Mungkin ulah TNI yang sesuka hati melanggar lalu lintas, itu karena mereka merasa, sebagai anggota TNI mereka tidak perlu pakai helm. Di sisi lain, polisi jangan terkesan menutup kasus yang menimpa anggota polisi. Jadi menurut saya, kedua pihak perlu memperbaiki diri mereka masing-masing. (Albab Farish)
Dulu ketika TNI dan POLRI berada dalam satu kesatuan, hal-hal seperti ini jarang terjadi. Sekarang dua-duanya seperti mempunyai ego yang sama, yaitu berhak berkuasa dan merasa paling kuat . Saya mohon TNI memberikan contoh yang baik untuk masyarakat dan untuk POLRI, saya mohon jangan ringan tangan tembak sana-sini. Jayalah TNI dan POLRI. (Gonzalo Heris)
Waah berat kalau mereka berantem. Semuanya memegang bedil. Rakyat yang mustinya diatur, dijaga dan dilindungi, ngeri melihatnya. Masih ingin adu gengsi? (Matori Munawar)
Seperti film kartun anak-anak " Tom and Jerry" kadang baikan kadang musuhan, caranya gimana memperlakukan anak-anak? Ya dijewer oleh bapaknya. (Putra Albi)
Harus ada pertemuan rutin Pimpinan Polri dan TNI di setiap daerah untuk memupuk kebersamaan seperti kerja bakti, kerja sosial, donor darah bersama. Ini untuk mewujudkan satu pemahaman bahwa fungsi mereka untuk Memperkuat keutuhan Negara Republik Indonesia. (Gagah Kristiantoro)









