Kerusuhan di lapas yang terlalu penuh

Penjara Kerobokan

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Bangunan penjara rusak berat karena kebakaran menyusul kerusuhan dua hari.

Kerusuhan dua hari di penjara Kerobokan, Bali, menyebabkan sejumlah korban cedera dan kerusakan berat bangunan lembaga pemasyarakatan itu.

Kerusuhan berakhir Kamis (23/02) setelah perwakilan pemerintah berjanji akan meningkatkan kapasitas penjara yang dihuni oleh lebih dari 1.000 tahanan, dengan tempat yang sebenarnya hanya cukup untuk 300 narapidana.

Para narapidana yang dipenjara di Kerobokan termasuk lebih 60 tahanan asing dan sekitar 120 napi perempuan.

Penjara Kerobokan sempat dikuasai oleh para napi dan polisi meminta bantuan tentara guna mengatasi kekerasan yang bermula dari kemarahan napi karena kapasitas yang melampaui batas.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengakui kelebihan kapasitas narapidana di Kerobokan dan juga mengakui masalah yang sama terjadi di banyak penjara lain di Indonesia.

Untuk mengatasi masalah ini, Amir berjanji akan membangun lapas baru

"Yang pasti lapas sedang dibangun dimana-mana, ada yang pembangunannya sedang dilanjutkan, ada yang beberapa baru mulai," kata Amir.

Sejumlah pihak mengatakan penjara yang terlalu penuh sangat rentan timbul masalah.

Lalu, apakah rencana pembangunan lapas dapat membantu menyelesaikan masalah kapasitas yang berlebihan?

Komentar Anda

Agus Bambang, Jakarta Pembangunan Lapas baru mgkn dpt membantu mencegah kepadatan atau masalah kapasitas penghuni ruang sel. Ada baiknya sebagian penghuni sel dpt dimutasi kebeberapa kota lain. Segera cepat ambil tindakan utk mengatasi masalah kekerasan ini sebelum para napi bertindak lebih dari yang mereka lakukan sebelumnya.

M. Hasyim Manan, Sidoarjo Terbayang dalam benak saya kalau aturan Syariah diberlakukan. Negara tidak memelihara dan membiayai penjahat koruptor tangan kirinya dipotong, kalau menguang tangan kanan dipotong. Saya yakin tidak akan terjadi perilaku menyimpang dari aparat kehakiman yang bertugas di penjara. Dan yang perlu di ingat, penjahat kecil yang dipenjara setelah menjadi alumni, mereka semakin lihai.

Harry, komunitas Facebook, BBC Indonesia Kerobokan over capacity??? Ini tentu kalimat klasik dari para pejabat di Indonesia untuk berlindung dari kesalahannya. Perkiraan saya penyebabnya adalah depresi yg terakumulasi atas perlakuan buruk terhadap para napi yg tidak adil dan tidak manusiawi. Jadi perluasan lapas adalah bukan prioritas.

Agus Kartoyo, Semarang Permasalahan di indonesia di segala bidang selalu sama dari dulu, pemerintahan yang korup yang membuat segala hal vital menyangkut kepentingan negara tidak terurus. Pemerintah baru melakukan tindakan jika muncul permasalahan yg serius, selama tidak ada permasalahan yang serius : pemerintah menutup mata dan telinga terhadap hal tersebut. Indonesia kaya akan sumber daya alam dan pemerintah mendapat pemasukan yg besar dr hal itu tapi dana tsb masuk ke kantong2 birokrasi pemerintahan dan tidak dipergunakan untuk pembangunan dan menyesejahterahkan rakyatnya.

Arie Sanyandari, komunitas Facebook, BBC Indonesia Namanya lapas ya bagusnya tidak nyaman, karena disitu konsekuensi dari hasil perbuatan napi,, kalo lapas dibuat nyaman apa bedanya dengan tinggal di rumah.. Yang menjadi masalah adalah SDM yang bertanggungjawab di lapas.

Edy Priyo Prakasa, Semarang Tergantung dari perilaku para sipir di lapas tersebut terhadap para narapidana, baik napi berduit ataupun yang tidak berduit.

Nano Sutarno, Cirebon Kerusuhan lapas kerobokan bukti ketidak seriusan pemerintah dalam menangani kesejahteraan warga binaan. Padahal setiap mentri hukum dan HAM selalu menghadapai kerusuhan lapas tapi tak pernah ditangani dengan tuntas. Berarti setiap mentri tidak pernah belajar dari pengalaman. Jadikan warga binaan mejadi subyek hukum agar merasa berarti dan bermartabat.

Nida, Kebumen Dengan adanya lapas baru kemungkinan dapat mengurangi sebuah permasalahan. Selain itu juga adanya pengawasan yang baik bagi setiap lapas karena dengan adanya penjagaan dan perhatian dapat mengurangi konflik.

Meidy Schalwyk, Bekasi Menambah fasilitas penjara bukan jalan keluar sebab yang menjadi pertanyaan mengapa mereka ada di dalam penjara? Yang paling mendasar adalah karena kebutuhan makan, biaya sekolah anak, berobat yang mahal. Jadi yang harus dibenahi adalah menyediakan lapangan kerja.

AG Paulus, Purwokerto Pihak berwenang, bangun saja lapas hijau dipulau kita yang kosong, napi jadi produktif dengan mengelola lahan,l ebih sehat, lebih manusiawi dan moga-moga betul bertobat serta jadi manusia "normal".

I Gede Dedi Hendrawan, Mataram, Lombok Saya yakin dengan pembangunan lapas lapas baru akan sangat membantu penyelesaian masalah kapasitas huni semua lapas di indonesia, kemudian mengenai makanan yang didapatkan tahanan perlu juga ditingkatkan dalam nilai gizinya.

Budi Gunawan, Banjar Janji-jani yang pas untuk para aparat dan pejabat yang mengobral suaranya. Pembangunan lapas tdak efektif jika masih ada "mafia hukum" di negeri ini.