Trump 'mungkin angkat' dugaan pelecehan seksual Bill Clinton

Donald Trump

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Donald Trump menolak mengundurkan diri dari pencalonan presiden AS meskipun mendapat tekanan.

Tim kampanye calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump mengatakan Trump mungkin akan mengangkat tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan Presiden Bill Clinton.

Topik itu direncanakan akan dibicarakan dalam debat kampanye yang disiarkan televisi secara langsung melawan calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton, istri Bill Clinton, pada Minggu malam waktu Amerika Serikat (09/10) atau Senin pagi waktu Indonesia.

Seorang penasihat kampanye Trump, Rudy Giuliani, mengatakan baik Trump maupun Clinton mempunyai masalah dalam kehidupan pribadi mereka yang memalukan.

  • <link type="page"><caption> Donald Trump minta maaf atas komentar cabul dalam video</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161008_dunia_trump_minta_maaf" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Terkait ucapan cabul, Trump menolak mundur dari pilpres AS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161009_dunia_trump_tak_mundur" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Tokoh Partai Republik kecam komentar cabul Donald Trump dalam rekaman video</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161008_dunia_trump_video" platform="highweb"/></link>

Giuliani mengatakan hal itu setelah muncul kemarahan setelah Jumat lalu terkuak komentar cabul Trump tentang perempuan yang dikeluarkannya pada 2009. Komenter tersebut juga dianggap merendahkan perempuan.

Bill dan Hillary Clinton

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Bill Clinton mungkin akan dijadikan bahan debat calon presiden Donald Trump.

Sejauh ini Donald Trump sudah kehilangan dukungan dari lebih dari 20 tokoh partai Republik, termasuk mantan calon presiden John McCain dan mantan mantan Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice.

Sebagian dari tokoh Republik bahkan menyerukan agar Trump mundur dari persaingan menjadi presiden Amerika Serikat.

Namun Donald Trump bersikukuh tidak akan mundur karena "tidak ingin mengecewakan para pendukung".

Ditegaskannya "peluang bahwa saya akan berhenti, kemungkinannya nol" dan bahwa ia mendapatkan dukungan "yang luar biasa".