Ahmad Rahami didakwa 'siapkan bom' New York dan New Jersey

Ahmad Khan Rahami

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Ahmad Khan Rahami sempat melukai polisi sebelum dilumpuhkan.

Pihak berwenang Amerika Serikat sudah mendakwa Ahmad Khan Rahami 'menyiapkan bom' di New York dan New Jersey.

Ledakan bom di kawasan Chelsea, New York, Sabtu 17 September, melukai 31 orang.

Sebelumnya Rahami sudah didakwa berupaya membunuh polisi saat penangkapannya, sementara dakwaan baru pemerintah federal mencakup penggunaan senjata pemusnah massal, pengeboman, pengrusakan properti, dan penggunaan peralatan perusak.<link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160919_dunia_new_york_pengebom" platform="highweb"/></link>

  • <link type="page"><caption> Ahmad Khan Rahami ditangkap setelah menembak polisi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160919_dunia_new_york_pengebom" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Tersangka pengebom New York: Ahmad Khan Rahami</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160919_dunia_new_york" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ditemukan lima benda mencurigakan di New Jersey, satu meledak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160919_dunia_new_jersey_ledakan" platform="highweb"/></link>
Ahmad Khan Rahami

Sumber gambar, WABC

Keterangan gambar, Persiapan pengeboman dilakukan Ahmad Khan Rahami selama berbulan-bulan.

Dakwaan yang diajukan di pengadilan Manhattan memperlihatkan motivasi Rahami, yang catatan hariannya mengungkapkan keinginannya untuk mati sebagai martir.

Salah satu catatan Rahami mengatakan, "Anda (pemerintah Amerika Serikat) meneruskan pembantaian Anda atas mujahidin atau pahlawan suci, di Afghanistan, Irak, Sham (Suriah), Palestina."

Catatan lain merujuk pada Osama Bin Laden, Anwar al-Awlaki -ulama Islam kelahiran Amerika Serikat yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak tahun 2011- dan Nidal Hasan, seorang mantan tentara AS yang menewaskan 13 orang di pangkalan militer Texas tahun 2009.

  • <link type="page"><caption> Motif pengeboman di New York masih diusut</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160918_dunia_newyork_motif" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pengeboman New York disebut sebagai 'aksi terorisme'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160918_dunia_newyork_keamanan" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ledakan di New York, korban luka bertambah jadi 29 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160918_dunia_newyork_korban_ledakan" platform="highweb"/></link>
Ahmad Khan Rahami

Sumber gambar, NYPD

Keterangan gambar, Ketika masih buron, pihak berwenang menyatakan Rahami sebagai 'bersenjata dan berbahaya'.

Pihak penyidik mengatakan pria berusia 28 tahun tersebut menyiapkan dua bom di Chelsea namun satu lagi tidak meledak.

Satu bom lain meledak di kota tepi pantai di New Jersey pada hari yang sama namun tidak ada korban yang cedera.

Saat penangkapan Rahami sempat terjadi tembak menembak dan seorang aparat polisi cedera di bagian dada karena terkena tembakan Rahami, sedangkan seorang lagi menderita luka di bagian tangan.

Rahami juga didakwa dengan menempatkan bahan peledak di dalam sebuah ransel di tempat sampah di Elizabeth.

Dokumen hukum menyebutkan dia menyiapkan serangan selama beberapa bulan dengan membeli beberapa peralatan pembuat bom di situs eBay dan sempat direkam di video oleh seorang anggota keluarganya menyalakan 'material yang bisa membakar'.