Partai Merkel akui kalah karena kebijakan pengungsi

Sumber gambar, Getty
Sekretaris jenderal Partai Persatuan Demokrat Kristen (CDU), pimpinan Kanselir Jerman Angela Merkel, mengatakan kebijakan terkait pengungsi menjadi penyebab utama penolakan pemilih di negara bagian Mecklenburg-Vorpommern.
CDU hanya mencapai urutan ketiga dalam pemilihan di negara bagian dan para pengurus partai mengatakan masalah utama saat kampanye adalah banyaknya jumlah migran di Jerman dalam setahun ini.
- <link type="page"><caption> Partai antipendatang 'unggul' dari kubu Kanselir Merkel</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/09/160904_dunia_jerman_merkel" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Lebih dari 300.000 migran diperkirakan tiba di Jerman tahun ini</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160828_dunia_jerman_pengungsi" platform="highweb"/></link>
Pihak yang paling diuntungkan pemilu adalah partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) dan pemimpinnya mengatakan hasil pemilu adalah suatu tamparan bagi Merkel.
Jika dukungan terhadap CDU terus menurun pada pemilahan yang akan datang di kota Berlin, para pengamat mengatakan masa depan politiknya akan semakin diragukan
Partai AfD mendapatkan kurang 21% di belakang partai kiri tengah SPD yang memperoleh 30%.
CDU hanya didukung 19% pemilih daerah dan ini adalah hasil terburuk yang pernah terjadi di negara bagian itu.
Pemilihan ini dipandang sebagai ujian utama sebelum pemilu parlemen Jerman pada tahun 2017.
Sebelum pemilu di Mecklenburg-Vorpommern, yang sebelumnya adalah bagian Jerman Timur, semua partai lain di Jerman menolak membentuk koalisi dengan AfD.
Tetapi partai yang dibentuk hanya tiga tahun lalu itu saat ini sudah mempunyai wakil di sembilan dari 16 parlemen negara bagian Jerman.









