Mayoritas warga Inggris mendukung larangan burka

Burka

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Dukungan atas larangan burka di Inggris menurun dibandingkan pada tahun 2011 lalu.

Mayoritas warga Inggris ingin agar larangan burka diterapkan, seperti terungkap dalam survei yang dilakukan setelah penerapan larangan burkini di pantai-pantai Prancis.

Temuan lembaga survei YouGov memperlihatkan bahwa 57% warga Inggris mendukung larangan burka dan 25% menentang.

Namun di kalangan kelompok usia 18-24 tahun, pendapatnya berbeda dengan 34% mendukung namun 40% tidak setuju jika burka dilarang.

  • <link type="page"><caption> Menteri Dalam Negeri Jerman desak pelarangan pengunaan burka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160819_dunia_jerman_burka" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pengadilan Prancis menangguhkan larangan penggunaan "Burkini"</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160826_dunia_prancis_burkini" platform="highweb"/></link>

Sementara responden usia 65 tahun ke atas, 78% ingin melarang burka dan 12% menentangnya.

Bagaimanapun secara umum terjadi penurunan atas penentangan burka di Inggris, berdasarkan survei tentang burka oleh YouGov, karena pada tahun 2011 terdapat 66% yang setuju larangan dan 27% tidak setuju.

  • <link type="page"><caption> Desakan larangan burka di Afrika barat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151218_dunia_jilbab" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Antisipasi aksi jihad, Senegal akan larang burka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151118_dunia_senegal_burka" platform="highweb"/></link>
Burka

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Survei tentang burka di Inggris dilakukan YouGov setelah kontroversi larangan burkini di Prancis.

Survei dilakukan dengan 1.668 responden pada tanggal 24-25 Agustus, setelah kontroversi larangan penggunaan burkini -atau pakaian renang Islami- di Prancis, walau belakangan ditangguhkan oleh pengadilan tata usaha negara.

Tidak terlihat perbedaan besar antara kaum pria dan perempuan dengan masing-masing memiliki proporsi mendukung larangan burka sebesar 58% dan 56%.

YouGov juga menemukan bahwa 46% warga Inggris akan mendukung larangan atas burkini dan 30% tidak setuju.