Trump: Meksiko akan '100%' mendanai tembok perbatasan

Pernyataan Trump bahwa Meksiko akan 100% mendanai pembangunan tembok perbatasan diucapkan setelah bertemu Presiden Meksiko, Pena Nieto.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pernyataan Trump bahwa Meksiko akan 100% mendanai pembangunan tembok perbatasan diucapkan setelah bertemu Presiden Meksiko, Pena Nieto.

Kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, berkeras bahwa Meksiko akan 100% mendanai pembangunan tembok perbatasan.

Pernyataan itu dikemukakan Trump di hadapan massa pendukungnya di Kota Phoenix, Negara Bagian Arizona, seusai bertemu Presiden Meksiko Pena Nieto.

Namun, belakangan, Nieto menegaskan dia secara gamblang mengatakan kepada Trump bahwa Meksiko tidak akan mendanai proyek tersebut.

  • <link type="page"><caption> Donald Trump akan bertemu Presiden Meksiko </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160831_dunia_trump_meksiko" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Ketua tim kampanye Donald Trump mundur </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160819_dunia_manafort_trump" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Presiden Obama pendiri ISIS, kata Donald Trump</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160811_dunia_trump_obama" platform="highweb"/></link>

Selain tembok perbatasan, Trump berjanji akan mengamankan perbatasan dan membuka kemungkinan pendeportasian jutaan imigran ilegal.

“Siapapun yang masuk Amerika Serikat secara ilegal dapat dideportasi. Itulah manfaatnya memiliki undang-undang,” kata Trump.

Trump mengatakan bakal menciptakan metode pemilihan yang melibatkan tes ideologi bagi imigran yang mengajukan permohonan menetap di AS.

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Trump mengatakan bakal menciptakan metode pemilihan yang melibatkan tes ideologi bagi imigran yang mengajukan permohonan menetap di AS.

Trump mengatakan bahwa AS punya hak memilih imigran yang “kami pikir amat mungkin berkembang dan maju dan mencintai kami.”

Untuk mendukung hak tersebut, Trump akan menciptakan metode pemilihan yang melibatkan tes ideologi bagi imigran yang mengajukan permohonan menetap di AS.

“Para pelamar akan ditanyai pandangannya soal pembunuhan untuk membela kehormatan, tentang menghargai perempuan, gay, dan minoritas, serta sikapnya terhadap Islam radikal,” kata Trump.

Rencana lain Trump yang disebutkan dalam pidatonya:

  • Menciptakan satuan tugas deportasi yang menitikberatkan pada pengusiran imigran yang ditahan karena tindak pidana
  • Mengenalkan metode pemilihan ekstrem untuk imigran demi memastikan mereka menghormati nilai-nilai Amerika
  • Melindungi kepentingan warga Amerika keturunan Afrika dan Hispanik yang tersingkir karena imigran
  • Memberantas orang-orang yang ijin tinggal pada visanya kedaluarsa
  • Memotong jalur memperoleh kewarganegaraan. “Tidak akan ada amnesti.”