Warga Kolombia rayakan kesepakatan damai dengan pemberontak Farc

Kolombia

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Ribuan orang berkumpul di Bogota untuk rayakan kesepakatan damai.

Ribuan orang Kolombia merayakan tercapainya kesepakatan damai bersejarah antara pemerintah dan pemberontak sayap-kiri Farc, setelah berkonflik selama 52 tahun.

Pengumuman itu disiarkan secara langsung melalui televisi pada Rabu dari Havana Kuba, tempat pembicaraan damai itu dilakukan selama lebih dari dua tahun.

Konflik pemerintah Kolombia dan pemberontak Farc menewaskan 220.000 orang dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.

Presiden Juan Manuel Santos menyebut kesepakatan itu merupakan "awal dari berakhirnya penderitaan, kesakitan dan tragedi perang".

"Pemerintah Kolombia dan Farc mengumumkan bahwa kami telah mencapai sebuah kesepakatan akhir, penuh dan definitif," jelas juru runding pemerintah Kolombia dan Farc dalam pernyataan bersama.

  • <link type="page"><caption> Kolombia dan pemberontak FARC tandatangani genjatan senjata</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160624_dunia_perdamaian_kolombia" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kolombia dan pemberontak FARC sepakat cari orang hilang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/10/151019_dunia_kolombia_oranghilang" platform="highweb"/></link>

Kepala delegasi Kolombia, Humberto de la Calle, dan pimpinan negosiator Farc, Ivan Marquez, menandatangani kesepakatan dalam sebuah upacara di Kuba.

Kedua pihak telah sepakat untuk bekerja sama menyelesaikan masalah sosial, menegakkan keadilan terhadap para korban konflik dan membangun perdamaian yang stabil dan abadi.

"Kami telah mencapai tujuan kita," kata Calle.

Negosiator pemerintah Kolombia Humberto de la Calle (kanan) dan juru runding Farc Ivan Marquez (kiri) menandatangani kesepakatan damai disaksikan Menlu Kuba Bruno Rodriguez.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Negosiator pemerintah Kolombia Humberto de la Calle (kanan) dan juru runding Farc Ivan Marquez (kiri) menandatangani kesepakatan damai disaksikan Menlu Kuba Bruno Rodriguez.
Kolombia

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Warga Kolombia berpelukkan bahagia menyaksikan tercapainya kesepakatan damai antara pemerintah dan Farc.

"Perang sudah berakhir tetapi juga ada babak baru. Kesepakatan ini membuka pintu lebih luas bagi masyarakat yang inklusif," tambah dia.

Di Bogota, ribuan orang, sebagian besar menggunakan pakaian putih, berkumpul di beberapa lokasi yang berbeda dengan mengibarkan bendera Kolombia dan bersorak.

"Saya bisa meninggal dengan damai karena akhirnya bisa menyaksikan negara saya tanpa kekerasan dengan sebuah masa depan bagi anak-anak saya," kata Orlando Guevara, 57 tahun, kepada kantor berita Associated Press.

Negosiator Farc Ivan Marquez mengatakan, Farc dan pemerintah telah "memenangkan seluruh pertempuran yang paling indah: perdamaian di Kolombia".

Presiden AS Barack Obama telah mengucapkan selamat atas tercapainya kesepakatan damai ini melalui telepon kepada Presiden Kolombia Juan Manuel Santos.