Pembunuh berantai mengaku membunuh 20 korban

Sumber gambar, Colombian Prosecutors Office
Seorang pria Kolombia yang ditahan karena kasus hilangnya seorang wanita, sudah mengaku membunuhnya dan juga 19 orang lainnya, kata jaksa.
Maria Gladys Arango, perempuan berusia 51 tahun, menghilang setelah bertemu seseorang di kota Guarne, Provinsi Antioquia.
Namun polisi berhasil melacak jejaknya sampai ke sebuah pertanian milik Jaime Ivan Martinez Betancurt.
- <link type="page"><caption> Tak capai kuorum, RUU atasi absensi di parlemen Kolombia urung dimulai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2016/06/160616_dunia_kolombia_parlemen" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kolombia sahkan pernikahan sesama jenis</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/04/160429_majalah_perkawinan_gay_kolumbia" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kolombia melegalkan penggunaan ganja untuk kesehatan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/12/151223_dunia_legalisasi_ganja_kolombia" platform="highweb"/></link>
Selama pemeriksaan, pria berusia 44 tahun tersebut akhirnya mengaku telah membunuh Arango, istrinya sendiri, kedua anaknya, dan setidaknya 16 korban lainnya.
Motif pembunuhan, yang diperkirakan terjadi sejak 10 tahun yang lalu, masih belum jelas. Kebanyakan dari korban adalah wanita.
Polisi menemukan perhiasan milik Arango tersimpan rapi di dalam sebuah kotak plastik ketika waktu mereka tiba di pertanian milik Martinez.
Tetangga curiga
Pakar forensik melakukan tes pada jenazah-jenazah yang ditemukan tertimbun di lahan pertanian untuk mencari tahu siapa saja yang menjadi korbannya.
Setelah awalnya membantah dirinya terkait dengan hilangnya Arango, Martinez akhirnya mengaku kepada polisi bahwa dia telah mencekik keluarganya sendiri.
Tetangga menyebutkan Martinez pindah ke Guarne 3,5 tahun lalu. Mereka mencurigainya, khususnya setelah isteri, putrinya yang berusia tujuh tahun, dan putranya yang berusia lima bulan tidak terlihat lagi.
Polisi melaporkan Martinez mengirim pesan kepada keluarga isteri berpura-pura atas nama istrinya untuk memberi kabar bahwa dia telah meninggalkan Martinez dengan membawa anak-anak dan pindah ke daerah lain di Kolombia.
Pihak berwenang menyatakan mereka akan melihat kembali laporan-laporan orang hilang di Guarne dan memeriksa lokasi-lokasi lain yang pernah ditinggali Martinez untuk melihat kemungkinan apakah mereka juga termasuk korbannya.
Tahun lalu, warga Kolombia dikejutkan oleh kasus seorang pria tuna wisma di ibu kota Bogota, yang mengaku telah membunuh 11 wanita









