Pengebom di Gaziantep mungkin bukan seorang anak

Sumber gambar, AFP
Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, mengatakan pihak berwenang tidak mengetahui apakah pengebom bunuh diri di Gaziantep adalah anak remaja.
Hal tersebut berbeda dengan yang disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelumnya, yang berpendapat pelaku serangan yang menewaskan 51 orang itu berusia 12-14 tahun.
PM Yildirim juga mengatakan 'belum ada petunjuk' yang ditemukan terkait dengan pelakunya walau Presiden Erdogan sudah mengkaitkan dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam, atau ISIS.
- <link type="page"><caption> Bom di acara pernikahan di Turki, korban sebagian besar anak-anak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160822_dunia_turki_bom" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pengebom bunuh diri di Gaziantep berusia 12-14 tahun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160821_dunia_turki_bom" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Ledakan bom di pesta pernikahan di Turki: 30 tewas dan 90 terluka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160821_dunia_bom_pernikahan_turki" platform="highweb"/></link>
Pernyataan Yildirim ini disampaikan bersamaan dengan operasi militer Turki atas sasaran-sasaran ISIS di Suriah.

Sumber gambar, EPA
Laporan-laporan TV menyebutkan meriam digunakan dalam melawan ISIS di kota perbatasan Jarablus.
Kepada para wartawan, PM Yildirim mengatakan pernyataan sebelumnya yang merujuk pengebom bunuh diri adalah seorang anak merupakan 'dugaan' yang didasarkan pada keterangan saksi-saksi.
- <link type="page"><caption> Partai AK Turki dibersihkan dari pendukung kudeta</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160805_dunia_turki_ak" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dua bom mobil targetkan pos polisi Turki, enam orang tewas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160818_dunia_turki_bom" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Polisi Turki gerebek gedung pengadilan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160815_dunia_turki_polisi" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, Reuters
Namun sebagian besar korban dalam serangan atas pesta perkawinan masyarakat Kurdi di Gaziantep itu adalah anak-anak.
Sebanyak 29 yang tewas berusia di bawah 18 tahun -seorang pejabat mengatakan 22 korban jiwa di bawah 14 tahun- sementara 13 adalah perempuan.
Korban luka yang dirawat di rumah sakit mencapai 66 orang dengan 14 dalam kondisi kritis.
Seorang ibu, Emine Arhan, kehilangan empat anak dalam serangan itu, seperti dilaporkan kantor berita Haberturk.
"Kalau bukan untuk satu-satunya anak saya yang masih sealam, saya akan bunuh diri," tuturnya.









