PM Cameron pimpin sidang kabinet sebelum serahkan jabatan

David Cameron

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, David Cameron dijadwalkan akan meninggalkan Downing Street Rabu sore waktu London.

Perdana Menteri Inggris David Cameron memimpin sidang kabinet untuk terakhir kalinya hari Selasa (12/07) sebelum menyerahkan jabatan kepada penerusnya, Theresa May.

Sehari setelah memimpin kabinet terakhir kalinya, David Cameron akan menyampaikan pengunduran dirinya kepada Ratu Elizabeth II, Rabu besok (13/07).

Theresa May dipilih sebagai pemimpin Partai Konservatif pada Senin setelah Andrea Leadsom, saingan satu-satunya yang tersisa mengundurkan diri. Pemimpin partai berkuasa otomatis menjadi perdana menteri.

  • <link type="page"><caption> Pasca Brexit: UE tetap jaga komitmen kongsi dagang dengan Cina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160711_dunia_unieropa_cina" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kejahatan kebencian melonjak di Inggris setelah Brexit</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160708_dunia_inggris_kejahatan_brexit" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Pasca Brexit: Persaingan memanas berebut kursi PM Inggris</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160630_dunia_inggris_johsonvsmay" platform="highweb"/></link>

Perebutan posisi pemimpin Partai Konservatif terjadi setelah pemimpin yang sekarang, David Cameron, yang sekaligus menjadi perdana menteri menyatakan mundur setelah hasil referendum pada Juni lalu menunjukkan rakyat Inggris menginginkan negaranya keluar dari Uni Eropa (Brexit).

Theresa May

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Theresa May menjabat sebagai menteri dalam negeri sejak 2010.

Setelah dikukuhkan sebagai perdana menteri besok, Theresa May dijadwalkan akan segera menyusun kabinet dan menyusun strategi untuk melaksanakan hasil referendum.

May, yang menjabat sebagai menteri dalam negeri sejak 2010, akan menjadi perdana menteri perempuan kedua di Inggris setelah Margaret Thatcher.