Merkel dukung 'diskusi baik' dalam pembahasan Inggris keluar dari Uni Eropa

Sumber gambar, Getty
Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan bahwa Uni Eropa "tak perlu menjadi kejam dalam hal apa pun" dalam negosiasi dengan Inggris membahas keluarnya negara itu dari blok Eropa.
Dia juga menegaskan bahwa upaya meyakinkan negara lain dari meninggalkan Uni Eropa bukanlah prioritas dalam pembahasan tersebut.
Dan Merkel juga menambahkan bahwa dia tidak mendukung percepatan perpisahan Inggris dengan Uni Eropa.
Merkel bicara setelah beberapa menteri luar negeri Uni Eropa - termasuk Jerman - mendukung Inggris mempercepat proses keluarnya mereka.
- <link type="page"><caption> Unjuk rasa 'tolak' Brexit, PM Inggris ditekan percepat pembicaraan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160625_dunia_cameron_ditekan_brexit.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Uni Eropa minta Inggris harus segera keluar dari organisasi</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160624_dunia_inggris_brexit_juncker.shtml" platform="highweb"/></link>
"Memang, tak harus lama-lama, tapi saya tidak akan berjuang untuk mempercepat jangka waktu itu," katanya.
Merkel menambahkan bahwa dia menginginkan iklim diskusi yang "objektif, baik" dengan Inggris dan "harus dilakukan secara pantas".
Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier sebelumnya mengatakan bahwa negosiasi harus dimulai "sesegera mungkin".
Dia menyampaikan pernyataan tersebut setelah pertemuan darurat dengan enam negara pendiri Uni Eropa untuk membahas keputusan Inggris.
Enam negara yang menghadiri pertemuan tingkat tinggi di Berlin - Jerman, Prancis, Italia, Belgia, Luxembourg dan Belanda - pertama bergabung pada 1950an dan membentuk inti Uni Eropa.









