Hasil survei BBC: Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa

Hasil survei BBC menunjukkan warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Hasil survei BBC menunjukkan warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa

Hasil survei BBC mengungkapkan sekitar 52% warga Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa, sementara sisanya memilih bertahan menjadi anggota Uni Eropa.

Warga London dan Skotlandia memilih untuk tetap di dalam Uni Eropa, tetapi warga Inggris di wilayah utara menunjukkan hasil sebaliknya.

Adapun pemilih di Wales dan Inggris mendukung Brexit alias Inggris keluar dari Uni Eropa.

  • <link type="page"><caption> Dihitung, kartu suara referendum keanggotaan Inggris di UE</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160623_dunia_referendum_eu_inggris" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Rakyat Inggris mencoblos dalam referendum Uni Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160623_galeri_referendum_inggris" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Warga Inggris bersiap berikan suara untuk Referendum Uni Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/06/160623_dunia_inggris_siap_referendum" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> G7: Inggris hengkang dari Uni Eropa timbulkan ancaman dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160527_dunia_g7_deklarasi_inggris" platform="highweb"/></link>

Hasil penghitungan sementara ini membuat pasar bereaksi yang ditandai turunnya nilai mata uang Inggris, Poundsterling ke level terendah terhadap dollar Amerika sejak tahun 1985.

John McDonnell dari Partai Buruh mengatakan Bank Sentral mungkin harus campur tangan untuk meningkatkan kembali nilai Poundsterling.

Pemimpin Partai Independen (UKIP) Nigel Farage – yang berkampanye 20 tahun terakhir agar Inggris meninggalkan Uni Eropa – mengatakan “ini kemenangan untuk rakyat biasa”.