Reaksi dunia atas keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa

Sumber gambar, PA
Dunia bereaksi terhadap hasil referendum bersejarah di Inggris dimana mayoritas warganya mendukung agar negara itu meninggalkan Uni Eropa.
Martin Schulz, Presiden Parlemen Eropa
"Kami menghormati hasilnya. Ini saatnya bagi kami bersikap serius dan bertanggung jawab. David Cameron punya tanggung jawab terhadap negaranya, kami punya tanggung jawab untuk masa depan Uni Eropa. Anda dapat melihat apa yang terjadi dengan Poundsterling di pasar. Saya tak ingin hal yang sama terjadi pada Euro.”

Sumber gambar, EPA
Geert Wilders, pemimpin Partai untuk Kebebasan Belanda

Sumber gambar, TWITTER

Sumber gambar, Reuters
"Hore untuk rakyat Inggris! Sekarang giliran kami. Saatnya untuk referendum Belanda!”
Marine Le Pen, pemimpin Front Nasional di Prancis
"Kemenangan untuk kebebasan! Seperti yang telah saya minta selama bertahun-tahun, sekarang saatnya kita memiliki referendum yang sama di Prancis dan negara-negara Uni Eropa.”

Sumber gambar, Reuters
"Dari #Brexit ke #Frexit: Saatnya mengimpor demokrasi ke Negara kita. Orang Prancis harus memiliki hak untuk memilih!”
Malcolm Turnbull, Perdana Menteri Australia

Sumber gambar, Reuters
"Dampak ke Australia segera, secara langsung, dari sudut pandang hukum, akan sangat terbatas karena dibutuhkan beberapa tahun bagi Inggris meninggalkan Uni Eropa, untuk bernegosiasi. Meski demikian, kami telah melihat penurunan di pasar saham dan akan ada ketidakpastian untuk sementara waktu.”
Frank-Walter Steinmeier, Menteri Luar Negeri Jerman

Sumber gambar, GERMANYDIPLO
"Berita dari Inggris menyadarkan kita. Tampaknya menjadi hari yang sedih bagi Eropa dan Inggris,” Departemen Luar Negri Jerman mengutip Frank-Walter Steinmeier di twitter.
Wakil kanselir Jerman Sigmar Gabriel

Sumber gambar, TWITTER
“Sial. Hari yang buruk bagi Eropa.”
Manfred Weber, pemimpin kelompok terbesar di Parlemen Eropa, EPP

Sumber gambar, TWITTER
"Negosiasi keluar [dari Uni Eropa] seharusnya dilakukan paling lama dalam dua tahun. Tidak boleh ada perlakuan khusus. Keluar artinya keluar.”
Anton Boerner, kepala asosiasi perdagangan luar negri Jerman
“Itu adalah bencana untuk Inggris dan juga untuk Eropa dan Jerman, khususnya untuk ekonomi Jerman. Sangat mengusik mengetahui demokrasi tertua di dunia berbalik arah.”
Gerard Araud, Duta besar Perancis untuk Washington

Sumber gambar, TWITTER
"Sekarang saatnya negara-negara anggota lainnya menyelamatkan Uni Eropa dari kemungkinan bubar, tidak bisa melakukan bisnis seperti biasa, khususnya di Brussels. Reformasi atau mati!”









