Bakal calon presiden AS dari Partai Republik, Ted Cruz mundur

Sumber gambar, Getty
Ted Cruz mengumumkan dirinya mengakhiri kampanye dalam pemilihan bakal calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik, setelah kalah telak dari Donald Trump dalam pemilihan pendahuluan di Indiana.
Pengunduran diri Cruz itu melapangkan jalan Trump, yang tidak populer di kalangan partainya sendiri, untuk memenangkan pemilihan calon kandidat presiden dari Partai Republik.
Sebelumnya, Cruz menyebut Trump "pembohong" yang tidak pantas menjadi presiden.
Dalam pemilihan partai Demokrat, Hillary Clinton dan Bernie Sanders masih bersaing ketat di pemilihan Indiana.
- <link type="page"><caption> Dua bakal calon presiden AS, Trump dan Cruz, saling mengejek</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160503_dunia_trump_cruz.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Kebijakan luar negeri ala Trump singgung ISIS</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160427_dunia_trump_kebijakan_luar_negeri.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Obama imbau bakal kandidat presiden AS tidak saling hina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160313_dunia_as_obama_trump_chicago.shtml" platform="highweb"/></link>
Penasehat Cruz sebelumnya berharap dapat mendulang suara di Indiana untuk menghalangi Trump dari pencalonan.
"Kami mengusahakan yang terbaik di Indiana, dan para pemilih mengambil jalan lain," kata Cruz kepada pendukungnya di Indiana.
"Dengan berat hati, tapi dengan optimisme yang sangat besar bagi masa depan bangsa kita, kami menangguhkan kampanye kami."
Serangan verbal semakin intens pada Selasa (03/05), setelah Cruz menyerang Trump dengan menjulukinya "amoral", "pembohong besar", dan "hidung belang".
Trump merespon dengan mengatakan, "Ted Cruz adalah kandidat putus asa dan berusaha menyelamatkan kampanye yang gagal."









