Menangi Wisconsin, Cruz berupaya saingi Trump

Sumber gambar, AP
Ted Cruz menambah sengit persaingan dengan Donald Trump setelah memenangi pemilihan pendahuluan bakal kandidat presiden Amerika Serikat dari Partai Republik di Negara Bagian Wisconsin.
“Malam ini menjadi titik balik, seruan bagi rakyat Amerika. Kami menang karena kami menyatukan Partai Republik,” kata Cruz di hadapan para pendukungnya di Milwaukee, pada Selasa (05/04) waktu setempat.
Cruz saat ini mengumpulkan 505 delegasi dari rangkaian pemilihan pendahuluan di sejumlah negara bagian sejak beberapa bulan terakhir. Jumlah itu berada jauh di bawah Donald Trump yang mendulang sokongan dari 737 delegasi.
- <link type="page"><caption> Ted Cruz tuduh Donald Trump menyebar rumor</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160326_dunia_kampanye_trump_cruz" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pencalonan presiden AS: Ted Cruz menangkan kaukus di Kansas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160306_dunia_as_pilpres_cruz" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Trump jadi presiden AS masuk 10 risiko tertinggi dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160316_dunia_trump_krisis_economist" platform="highweb"/></link>
Meski tertinggal dari Trump, Cruz disokong berbagai politisi senior Partai Republik yang khawatir munculnya Trump sebagai kandidat dalam pemilihan umum akan melemahkan citra partai tersebut di mata para pemilih.
Karena itu, para politisi senior Partai Republik berharap penentuan kandidat partai berlambang gajah itu akan ditentukan melalui konvensi pada 18-21 Juli mendatang.
Sekadar catatan, jika seorang bakal kandidat Partai Republik tidak bisa mencapai jumlah delegasi yang ditentukan (1.237) lewat pemilihan pendahuluan, maka kandidat akan dipilih oleh para pimpinan partai.
Sementara itu di kubu Partai Demokrat, Bernie Sanders masih membayangi Hillary Clinton dalam persaingan bakal kandidat presiden AS.
Sanders memenangi pemilihan pendahuluan di Negara Bagian Wisconsin sehingga menambah jumlah delegasi menjadi 1.055 orang. Angka itu berada di bawah perolehan Clinton yang mengumpulkan 1.740 delegasi.









