Sejumlah pemimpin dunia 'dirikan perusahaan di surga pajak'

Bocoran dokumen rahasia mengkaitkan 72 mantan dan pemimpin negara yang masih menjabat dengan kantor hukum di Panama, yang membantu klien-klien mereka 'melakukan pencucian uang dan penghindaran pajak atau sanksi internasional'.
Mereka termasuk diktator-diktator yang dituduh 'menjarah kekayaan negara'.
Dokumen yang didapat surat kabar Jerman dan telah dibaca oleh BBC memperlihatkan, kantor hukum Mossack Fonseca, membantu orang-orang dari seluruh dunia mendirikan perusahaan di kawasan yang dikenal sebagai 'surga pajak'.
Menurut dokumen ini, ada pencucian uang miliaran dolar oleh bank Rusia yang dijalankan oleh orang yang dekat dengan Presiden Putin.
Dari jutaan lembar dokumen yang bocor, terdapat perusahaan-perusahaan yang di wilayah yurisdiksi surga pajak yang punya kaitan dengan keluarga atau rekan dari mantan presiden Mesir Hosni Mubarak, mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi dan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Mossack Fonseca mengatakan perusahaan-perusahaan ini sah. Mereka juga menyayangkan adanya penyalahgunaan dari layanan mereka.






