Dua pelaku bom bunuh diri di bandara Brussels bersaudara

Sumber gambar, Reuters
Identitas dua pelaku bom bunuh diri yang menyerang bandara internasional di Brussels, diungkap oleh media Belgia sebagai dua bersaudara Khalid dan Brahim el-Bakraoui.
Siaran RTBF menyebutkan pasangan itu telah diketahui oleh polisi. Sementara pria ketiga yang dalam rekaman kamera pengawas tengah bersama mereka masih diburu polisi.
RTBF mengatakan dua bersaudara itu diketahui polisi dan memiliki catatan kriminal.
Siaran RTBF mengatakan bahwa Khalid el-Bakraoui telah menggunakan nama palsu untuk menyewa flat di area Forest ibu kota Belgia di mana polisi menembak mati seorang pria bersenjata pekan lalu.
Ketika melakukan penggerebekan itu, polisi menemukan sidik jari Salah Abdeslam, tersangka utama serangan teror di Paris pada 13 November lalu. Polisi telah menangkapnya pada Jumat lalu.
- <link type="page"><caption> Polisi buru tersangka serangan di bandara Zaventem Belgia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160323_dunia_belgia.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dua ledakan terjadi di bandara Zaventem di Brussel, ibukota Belgia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160322_dunia_ledakan_brussel.shtml" platform="highweb"/></link>
Dua ledakan kembar di bandara dan ledakan lain di sebuah stasiun kereta bawah tanah pada Selasa menyebabkan 34 orang tewas dan 250 orang terluka.
Belgia mengumumkan tiga hari berkabung nasional.





