Serangan udara AS menyasar komandan ISIS di Suriah

Sumber gambar, AP
Militer Amerika Serikat mengatakan serangan udaranya menyasar komandan kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Suriah.
Kajian awal menyebutkan Tarkhan Batirashvili -warga Georgia yang dikenal dengan Omar Shishani- kemungkinan termasuk dalam 12 militan yang tewas.
Bagaimanapun belum ada pengukuhan atas kematiannya dari ISIS maupun pendukungnya.
Serangan diluncurkan pada Jumat (04/03) di dekat kota Shaddadi, Suriah barat laut, ketika Shishani dilaporkan memperkuat kekuatan ISIS di sana.
- <link type="page"><caption> Hidup di bawah ISIS 'amat berat' kata remaja Swedia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160224_dunia_isis_swedia" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> ISIS klaim sebagai pelaku serangan yang menewaskan 140 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160222_dunia_isis_klaim_bom_suriah" platform="highweb"/></link>
Amerika Serikat menawarkan imbalan senilai Rp65 miliar untuk tertangkapnya Shishani, yang dinyatakan sebagai teroris global sejak September 2014.
Pernyataan dari Departemen Pertahanan AS menyebutkan mereka masih 'menganalisis hasil' dari operasi dengan sasaran Shishani.
Namun seorang pejabat senior yang tidak disebut namanya mengatakan kepada kantor berita AP bahwa kemungkinan komandan ISIS itu terbunuh.
Serangan udara Jumat pekan lalu melibatkan serangkaian pesawat tak berawak dan pesawat tempur reguler.
Shishani dilaporkan memegang beberapa jabatan tinggi di ISIS, antara lain Menteri Perang dan bermarkas di Raqqa, yang mereka nyatakan sebagai ibu kota kekhalifahan ISIS.









