Kim Jong-un klaim Korut punya hulu ledak nuklir mini

Sumber gambar, Getty
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, mengklaim bahwa para ilmuwan di negaranya telah mengembangkan hulu ledak nuklir yang dikecilkan sehingga dapat dipasang pada rudal balistik.
“Dengan dikecilkan, hulu ledak nuklir telah distandarisasi agar bisa muat pada rudal balistik. Ini bisa disebut sebagai penggentar nuklir sejati,” kata Kim sebagaimana dikutip kantor berita resmi Korut, KCNA.
Seiring dengan pernyataan tersebut, Kim dilaporkan telah menginspeksi sejumlah hulu ledak nuklir yang dirancang untuk reaksi thermo-nuklir—jenis yang digunakan pada bom hidrogen.
KCNA telah beberapa kali menyebut bahwa Korut telah mampu mengecilkan hulu ledak nuklir, namun sebelumnya hal tersebut tidak pernah mengemuka langsung dari Kim Jong-un.
Korut telah dijatuhi <link type="page"><caption> serangkaian sanksi baru oleh Dewan Keamanan PBB</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160302_dunia_pbb_korut" platform="highweb"/></link> sehubungan dengan langkah Korut yang melakukan <link type="page"><caption> uji coba nuklir dan peluncuran roket</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160207_dunia_roket_koreautara" platform="highweb"/></link>.
Menanggapi sanksi-sanksi itu, Kim Jong-un memerintahkan militer negaranya untuk menyiapkan senjata nuklir sehingga <link type="page"><caption> bisa dipakai “sewaktu-waktu”</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160303_dunia_korut_kim_roket" platform="highweb"/></link>.
Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan Korut telah menembakkan enam proyektil jarak dekat pada 4 Maret lalu.





