Sanksi internasional yang lebih keras atas Korea Utara

Sumber gambar, Reuters
Dewan Keamanan PBB secara bulat menerima sebuah resolusi yang memperluas sanksi internasional atas Korea Utara.
Beberapa dari langkah yang baru ini dilaporkan sebagai sanksi yang terkeras atas Korea Utara selama dua dekade belakangan.
Termasuk di dalamnya adalah setiap kargo yang masuk dan ke luar dari negara itu akan diperiksa, sementara 16 individu baru dan 12 organisasi masuk dalam daftar hitam.
Pemungutan suara untuk memperluas sanksi ditempuh sebagai reaksi atas percobaan nuklir Korea Utara bulan lalu.
- <link type="page"><caption> Korea Utara akan boikot sidang Dewan HAM PBB</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160302_dunia_korut_boikot_ham_pbb" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> AS dan Cina 'capai kemajuan' soal sanksi untuk Korea Utara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160224_dunia_as_cina_koreautara" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Dewan Keamanan PBB kecam peluncuran roket Korea Utar</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160207_dunia_koreautara_pbb" platform="highweb"/></link>a
"Hari ini, komunitas internasional berbicara dengan satu suara, menyampaikan pesan sederhana kepada Pyongyang: Koera Utara harus meninggalkan programnya yang berbahaya dan memilih jalur yang lebih baik untuk rakyatnya," kata Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dalam pernyataannya.
Sanksi yang diperluas atas Pyongyang disusun oleh Amerika Serikat dan Cina -yang merupakan sekutu Korea Utara namun belakangan ikut 'gerah' dengan aksi Korut- yang membahasnya selama tujuh minggu.
Sebagai tambahan atas pemeriksaan kargo, sanksi juga mencakup larangan penjualan dan pengiriman semua senjata kecil dan ringan ke Korea Utara, dan pengusiran diplomatnya yang terlibat dalam 'kegiatan gelap'.





