Uni Eropa akan kucurkan dana untuk atasi krisis migran

Migran di Yunani

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Yunani meminta bantuan dana untuk atasi pengungsi.

Uni Eropa mempersiapkan pengucurkan ratusan juta euro atau trilliunan rupiah untuk bantuan kemanusiaan, ditengah kesulitan Yunani yang menghadapi kedatangan migran.

Dalam rencana yang akan diserahkan pada Rabu ini, dana Uni Eropa ini akan disalurkan di dalam benua Eropa dengan cara yang sama untuk menghadapi krisis di luar blok Eropa tersebut.

PBB telah memperingatkan bencana kemanusiaan yang disebabkan oleh meningkatnya jumlah migran di perbatasan Yunani. Negara yang tengah dilanda krisis ini merupakan <link type="page"><caption> salah satu tujuan pertama pendatang yang ingin mencapai Eropa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160225_dunia_pengungsi_yunani.shtml" platform="highweb"/></link>.

Ribuan pencari suaka masih terjebak di perbatasan dengan Macedonia. Yunani telah mengajukan permintaan bantuan dana sebesar RP 340 trillun (500 juta euro) untuk menangani 100 ribu pencari suaka.

Dengan rencana ini, untuk pertama kalinya badan bantuan Uni Eropa bekerja secara langsung dengan PBB dan kelompok lain di dalam Eropa, dan tidak langsung menyerahkan dana ke setiap negara anggota.

Pejabat Uni Eropa mengatakan alokasi dana yang akan digunakan untuk membantu para migran itu sekitar RP 4,3 trilliun (300 juta euro) pada tahun ini untuk membantu negara-negara Uni Eropa untuk mengatasi krisis migrasi.

Dalam tiga tahun, dana yang akan disalurkan mencapai Rp 10 trilliun (700 juta euro).

Meski demikian, koresponden BBC di Eropa Chris Morris mengatakan meski dana tersebut dapat disalurkan dengan cepat, Uni Eropa tetap butuh upaya untuk mengatasi kedatangan para migran, dengan meningkatkan kerja sama yang lebih baik dengan Turki.