Donald Trump dapat sokongan dari bekas pesaing

Sumber gambar, Getty
Bakal kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump, mendapat sokongan dari Gubernur New Jersey sekaligus bekas pesaingnya, Chris Christie.
Christie semula juga mencalonkan diri dalam persaingan bakal calon presiden dari Partai Republik, namun dia mengundurkan diri karena hasil jajak pendapat dan pemilihan pendahuluan di beberapa negara bagian tidak menunjukkan dukungan signifikan.
“Saya gembira berada di kubu Trump dan saya menantikan untuk bisa bekerja bersama dia,” kata Christie.
Menurut Christie, <link type="page"><caption> Trump memberi Partai Republik kans terbaik</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160224_dunia_trump_nevada" platform="highweb"/></link> dalam persaingan melawan Partai Demokrat dalam pemilihan presiden nanti. Adapun pesaing Trump dari Partai Republik, kata Christie, ‘tidak siap’.
“Dia menulis ulang strategi di politik Amerika karena dia punya kepemimpinan yang kuat dan tidak tergantung dengan status quo. Saya akan memberikan sokongan kepada Trump dari sekarang hingga November dengan segala cara yang saya bisa,” ujar Christie.

Sumber gambar, Reuters
Trump saat ini menjadi bakal kandidat presiden terkuat dari Partai Republik. Dia telah memenangi <link type="page"><caption> tiga pemilihan pendahuluan secara beruntun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160221_dunia_primari_nevada_clinton" platform="highweb"/></link> di Negara Bagian Nevada, New Hampshire dan South Carolina.
Untuk menghadang Trump, dua bakal kandidat dari Partai Republik, Ted Cruz dan Marco Rubio, gencar menyerang dalam debat politik.
Kepada stasiun televisi CBS, Rubio yang menjabat senator Florida, menuding Trump adalah penipu.
“Seorang penipu akan mengambil alih Partai Republik dan gerakan konservatif. Kita harus menghentikannya,” kata Rubio.









