Korsel menunda kerja sama industri dengan Korut

Sumber gambar, EPA
Korea Selatan mengatakan menunda semua operasi di kompleks industri bersama, sebagai tanggapan atas peluncuran roket Korea Utara.
Pemerintah Seoul mengatakan langkah tersebut diambil untuk mencegah investasi dari Korea Selatan tidak digunakan untuk mengembangkan program nuklir dan rudal Pyongyang.
Pekan lalu, Korea Utara meluncurkan roket yang dicurigai oleh dunia internasional <link type="page"><caption> sebagai kedok dari pengujian teknologi rudal balistik.</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160206_dunia_koreautara" platform="highweb"/></link>
Kompleks industri Kaesong yang mempekerjakan lebih dari 50.000 warga Korea Utara menjadi salah satu sumber pemasukan bagi negara yang menutup diri tersebut.

Sumber gambar, Reuters
Sejak dimulainya produksi tahun 2004 lalu, Kaesong sudah memberikan pemasukan sekitar Rp7 triliun untuk Korea Utara, seperti dijelaskan Menteri Penyatuan Korea, Hong Yong-pyo.
"Tampaknya dana itu tidak digunakan untuk membuka jalan bagi perdamaian seperti yang diharapkan masyarakat internasional namun lebih untuk meningkatkan senjata nuklir dan rudal jarak jauhnya," jelas Hong dalam konferensi pers di Seoul, Rabu 10 Februari.
Jepang juga menanggapi peluncuran Korea Utara dengan membatasi pengiriman uang dari komunitas Korea di negara itu ke Korea Utara dan melarang kapal Korea Utara memasukki pelabuhan-pelabuhannya.





