Israel cabut pembatasan masuk ke Ramallah

Sumber gambar, AFP Getty
Militer Israel mencabut pembatasan akses ke kota Ramallah, Tepi Barat yang diterapkan setelah terjadinya penembakan pada hari Minggu (31/01).
Warga yang bukan penduduk tetap dilarang masuk pada hari Senin (01/02) ke kota di mana markas Otorita Palestina berada.
Pos pemeriksaan melanjutkan "kegiatan seperti biasanya" semalam setelah dilakukannya "pengkajian keadaan", kata militer Israel.
Israel kewalahan menghadapi serangkaian penusukan, penembakan dan penabrakan kendaraan yang dilakukan warga Palestina dan warga Israel keturunan Arab.
Serangan ini telah menewaskan 28 warga Israel sejak bulan Oktober.
Sementara lebih 155 warga Palestina, sebagian besar penyerang, kata para pejabat Israel, tewas dalam periode yang sama.
Penyerang ditembak mati yang sudah mati biasanya ditembak oleh korban atau oleh pasukan keamanan saat melakukan aksinya. Sebagian penyerang telah ditahan.
Warga Palestina lainnya tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di tengah peningkatan kekerasan.









