PBB desak Turki selidiki penembakan warga sipil

cizre

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Penduduk memegang foto korban Cizre dan Silopi yang tewas saat jam malam pada tanggal 12 Januari 2016.

Pejabat tinggi PBB untuk masalah hak asasi manusia mendesak Turki untuk menyelidiki penembakan yang dilakukan pasukan keamanan terhadap warga sipil tidak bersenjata di kota Cizre.

Zeid Raad Al Hussein menggambarkan kejadian, di mana 10 orang terluka, sebagai "sangat mengejutkan".

Cizre menjadi pusat penyerangan militer Turki terhadap kelompok pemberontak Kurdi, PKK.

Al Hussein juga menyatakan kekhawatiran terkait sejumlah laporan bahwa pria yang memfilmkan kejadian tersebut, ditahan.

"Memfilmkan pelanggaran bukanlah suatu kejahatan tetapi menembak warga sipil tidak bersenjata sudah pasti sebuah kejahatan," katanya.

"Adalah penting untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh, mandiri dan tidak berpihak terkait masalah ini dan kejadian-kejadian lain menyebabkan terluka dan terbunuhnya warga sipil."

Kejadian di Cizre, yang sebagian besar merupakan kota Kurdi, terjadi pada tanggal 20 Januari.

Gambar video yang ditaruh di internet memperlihatkan keadaan setelah penembakan, di mana penduduk dibawa ke ambulans di tengah-tengah suara teriakan dan ledakan.