Madaya: 16 orang lagi mati kelaparan di kota terkepung di Suriah

Madaya

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Para pegiat antipemerintah Suriah memperlihatkan poster dalam protes di Beirut menentang pengepungan yang diberlakukan terhadap kota Madaya, Suriah, setelah muncul berita tentang bahaya kelaparan di kota itu.

Sebanyak 16 orang mengalami kelaparan sampai mati di Madaya, kota Suriah yang terkepung, sejak konvoi bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencapai kota itu awal bulan ini, kata organisasi amal Medicins Sans Frontieres (MSF).

MSF mengatakan selain itu ada juga 33 orang lain yang berada dalam bahaya bisa meninggal.

Brice de la Vingne, direktur operasi MSF mengatakan situasi ini "sangat tidak dapat diterima" ketika orang-orang "seharusnya sudah dievakuasi berminggu-minggu lalu".

MSF sebelumnya mengatakan 30 orang mati kelaparan di kota itu di penghujung tahun lalu.

Pada awal bulan Januari ini, dua konvoi darurat yang membawa makanan dan pasokan bantuan dikirimkan ke Madaya, tempat sekitar 40.000 orang diyakini terperangkap dalam kondisi yang sangat buruk.

<link type="page"><caption> Laporan ini muncul saat berlangsungnya perundingan untuk mengakhiri konflik Suriah di Jenewa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160130_dunia_suriah_oposisi" platform="highweb"/></link>.

PBB mengatakan sekitar 400.000 orang terpernagkap dan memerlukan bantuan darurat di 15 lokasi di Suriah sebagai bagian dari pengepungan yang diberlakukan oleh koalisi yang dipimpin pemerintah Suriah, dan juga oleh kelompok-kelompok oposisi.