Iran tuduh Saudi bom kedubes di Yaman

Sanaa

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Militan Houthi mengecek gedung yang dibom pasukan koalisi di Sanaa, Yaman.

Iran menuduh pesawat perang koalisi pimpinan Arab Saudi "secara sengaja" membom kedutaan besarnya di ibu kota Yaman, Sanaa.

Media pemerintah mengutip juru bicara kementerian luar negeri yang mengatakan stafnya terluka karena serangan udara.

Penduduk Sanaa melaporkan puluhan serangan udara terjadi hari Kamis, 6 Januari, oleh pasukan koalisi yang memerangi pemberontak Houthi.

Namun saksi mata dan penduduk, seperti dilaporkan kantor berita Reuters, mengatakan tak ada korban dari serangan tersebut.

Juru bicara pasukan koalisi mengatakan serangan udara itu mengarah pada peluncur roket milik pemberontak dan pasukan pemberontak menggunakan gedung kedutaan yang ditinggalkan sebagai basis operasi mereka.

Arab Saudi terlibat dalam sengketa diplomatik dengan Iran sesudah <link type="page"><caption> melaksanakan eksekusi hukuman mati terhadap ulama Syiah, Nimr al-Nimr</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160102_dunia_arabsaudi_eksekusi" platform="highweb"/></link>.

Pemerintah Arab Saudi di Riyadh menuduh Iran mendukung kelompok militer Houthi, dan Iran membantah tuduhan tersebut.

Tidak jelas apakah kedutaan besar itu masih berfungsi sepenuhnya, tapi sejumlah negara telah menarik staf mereka dan memindahkan kedutaan mereka ke kota pelabuhan di Aden.

Juru bicara kementrian luar negeri Iran menyatakan serangan itu telah melukai "sejumlah penjaga gedung", seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA.

Juru bicara koalisi, Jenderal Ahmed Asseri mengatakan tuduhan Iran ini akan diselidiki.