Iran akan protes ke PBB terkait serangan Arab Saudi di Yaman

Sumber gambar, AP
Iran mengatakan akan menyampaikan protes kepada Dewan Keamanan PBB terakit serangan udara Arab Saudi di ibu kota Yaman, Sanaa, yang menurut Iran mengenai kedutaan besarnya.
Media pemerintah Iran, IRNA, melaporkan <link type="page"><caption> pecahan bom mengenai dinding kantor kedutaan mereka di Sanaa</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160107_dunia_iran_saudi_yaman" platform="highweb"/></link> dan beberapa karyawan cedera.
"Selama serangan udara oleh Arab Saudi atas Sanaa, satu roket jatuh di dekat kedutaan kami dan disayangkan kalau salah seorang pengawal kami cedera serius," jelas Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian said, seperti dikutip IRNA.
Laporan-laporan media Yaman menyebutkan memang ada serangan udara besar-besaran di kawasan ibu kota Sanaa namun tidak terlihat kerusakan di gedung kedutaan besar Iran.
Sementara koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan sedang menyelidikinya.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Arab Saudi, yang berawal dari eksekusi seorang ulama Syiah, Nimr al-Nimir, oleh pemerintah Saudi.

Sumber gambar, Reuters
Eksekusi itu memicu unjuk rasa di beberapa negara dan sejumlah warga Iran kemudian menyerang dan membakar kedutaan besar Arab Saudi di Teheran, <link type="page"><caption> yang ditanggapi Saudi dengan pemutusan hubungan diplomatik. </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160103_dunia_saudi_iran_diplomatik" platform="highweb"/></link>
Saudi memimpin koalisi sejumlah negara untuk melakukan serangan udara ke Yaman untuk membantu pemerintah Yaman menghadapi kelompok pemberontak Houthi, yang beraliran Syiah.









