Penculikan penjual buku dikhawatirkan pimpinan Hong Kong

leung

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, CY Leung menolak jika petugas penegak hukum Cina daratan melakuan tugas mereka di Hong Kong.

Polisi Cina tidak berhak beroperasi di Hong Kong, kata pimpinan wilayah tersebut CY Leung, di tengah kekhawatiran bahwa seorang penjual buku setempat ditahan petugas Cina daratan.

<link type="page"><caption> Lee Bo adalah pria kelima yang menghilang </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160101_dunia_hongkong_hilang" platform="highweb"/></link>sejak bulan Oktober, terkait dengan sebuah toko karya-karya yang mengecam pemerintah Cina.

Anggota parlemen setempat Albert Ho mengatakan Lee, yang dikenal juga dengan nama Paul Lee, diculik dan dibawa ke Cina daratan.

Hilangnya sejumlah orang ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Cina meremehkan kemandirian hukum wilayah tersebut.

"Pemerintah dan saya sangat mengkhawatirkan kasus ini," kata Leung yang di masa lalu dikritik karena terlalu patuh kepada keinginan Beijing.

Dia menekankan "tidak terdapat indikasi" agen Cina terlibat, tetapi dia menambahkan, "Jika petugas penegak hukum Cina daratan melakukan tugas mereka di Hong Kong, hal ini tidak bisa diterima."

Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan sedang memeriksa sejumlah laporan bahwa Lee juga memiliki paspor Inggris.