Pasukan Irak rebut 'pertahanan' ISIS di Ramadi

Sumber gambar, AFP
Pasukan Irak telah mengambil alih kompleks perkantoran pemerintah di kota Ramadi dari kelompok yang menamakan dirinya Negara Islam atau ISIS.
Militer Irak menyatakan kompleks perkantoran itu "berada di bawah kendali sepenuhnya", sesudah ISIS melakukan perlawanan di sana.
Juru bicara menyatakan jatuhnya pusat pertahanan ISIS ini menandakan kejatuhan kelompok militan itu, sekalipun masih ada kemungkinan kantong perlawanan di sana.
Pemerintah Irak telah mengupayakan perebutan kota Ramadi selama beberapa pekan.
Kota yang terletak 90 km sebelah barat Baghdad ini <link type="page"><caption> jatuh ke tangan ISIS bulan Mei lalu</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150518_dunia_ramadi_jatuh.shtml" platform="highweb"/></link>.

Sumber gambar, Reuters
Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Irak maju melalui <link type="page"><caption> jalan penuh jebakan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/05/150519_dunia_ramadi_isis.shtml" platform="highweb"/></link> menuju pusat kota dan mengambil alih beberapa distrik di sepanjang jalan.
Sesudah tak ada lagi tembakan dari arah kompleks dan tak tampak ada manusia di sana, pasukan Irak mulai memasuki kompleks perkantoran di Ramadi.
Tidak ada indikasi mengenai berapa jumlah militan ISIS yang mempertahankan kota ini, tetapi beberapa laporan menyebut angka sekitar 400 orang.
Pihak berwenang juga tidak mengeluarkan data resmi mengenai jumlah korban yang jatuh.
Militer Irak yakin bahwa kelompok militan menyingkir ke arah timur laut, serta ada beberapa pertempuran di sebelah barat daya.
Sekalipun laporan lengkap situasi ini belum jelas, kantor berita Agence France-Presse melaporkan adanya perayaan di jalan-jalan di beberapa kota di Irak.













