Semangat tempur tentara Irak 'rendah', Ramadi direbut ISIS

Sumber gambar, AP
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Ash Carter, mengatakan rendahnya semangat tempur tentara Irak membuat kota Ramadi jatuh ke tangan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS pekan lalu.
Dalam wawancara dengan CNN, Carter secara terang-terangan mengatakan bahwa sebenarnya jumlah tentara Irak di Ramadi jauh lebih besar dibandingkan milisi ISIS.
Namun tentara Irak memilih mundur dan <link type="page"><caption> tak berusaha sama sekali mempertahankan Ramadi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2015/05/150518_dunia_ramadi_jatuh.shtml" platform="highweb"/></link> dari serbuan ISIS.
Carter menyebut situasi ini sangat mengkhawatirkan.
Carter mengatakan militer Amerika -yang berperan penting melatih militer Irak- akan tetap menyediakan peralatan dan pelatihan, namun menegaskan pula bahwa milisi ISIS hanya bisa dikalahkan jika tentara Irak memang punya kemampuan untuk bertempur melawan mereka.
Dalam perkembangan terkait, sejumlah laporan menyebutkan kekuatan yang propemerintah terlibat pertempuran sengit ketika mereka berusaha memasuki Ramadi.
Seorang komandan polisi di kawasan mengatakan aparat keamanan dan milisi Syiah berhasil menguasai pinggiran timur kota tersebut.
Ia menambahkan tentara pemerintah dan milisi Syiah mendapat dukungan pesawat-pesawat tempur koalisi pimpinan Amerika yang melancarkan serangan udara.













